Kelok 44 Akan Dijadikan Kawasan Wisata - Kompas.com

Kelok 44 Akan Dijadikan Kawasan Wisata

Kompas.com - 14/01/2014, 10:32 WIB
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA Pebalap sepeda Tour de Singkarak 2013 melintasi kelokan 30 di kawasan obyek wisata Danau Mainjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (4/6/2013).
LUBUKBASUNG, KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akan mengembangkan Kelok 44 sebagai kawasan strategis parawisata di daerah itu sehingga menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Syafirman di Lubukbasung, Senin (13/1/2014), mengatakan, di kawasan Kelok 44 akan dibangun beberapa titik rest area atau tempat istirahat sementara untuk wisatawan menikmati keindahan Danau Maninjau yang dilihat dari ketinggian.

"Nantinya pengunjung bisa menikmati keindahan Danau Maninjau di rest area," kata Syafirman.

Untuk membangun tempat peristirahatan ini, Pemkab Agam akan melakukan pengembangan secara bertahap dengan melibatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, dan lainnya.

SKPD ini telah mulai mengembangkan daerah itu yang sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Agam. Selain itu, pengembangan ini akan dikaji ulang setiap tahun terkait perkembangan yang telah dilakukan.

"Selama ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Agam telah melakukan dengan cara mengadakan berbagai kegiatan di Puncak Lawang, Kelok 44, dan Lawang Park," katanya.

Terkait dana untuk pengembangan kawasan ini, Syafirman mengatakan, Pemkab Agam belum menghitung jumlah dana yang akan dibutuhkan. Namun, pengembangan kawasan ini dilakukan secara berkelanjutan.

"Pengembangan kawasan ini juga butuh dukungan dari masyarakat setempat dan investor, sehingga tujuan yang diinginkan akan tercapai untuk kesejahteraan masyarakat dan sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD)," kata Syafirman.

EditorI Made Asdhiana
SumberAntara,
Komentar

Close Ads X