Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bertemu Bu Padma di Pantai Laut Merah

Kompas.com - 25/06/2014, 00:55 WIB

Catatan Kaki Jodhi Yudono

KOMPAS.com — Terpisah dari negeri sendiri ribuan mil jauhnya awal Juni lalu, hidup terasa lebih enteng. Setidaknya, untuk beberapa hari ke depan saya tak akan menyaksikan televisi kita yang sebagian di antara siarannya menayangkan iklan kampanye capres dan cawapres. Belum lagi stasiun-stasiun televisi partisan yang sudah kehilangan akal sehatnya, yang dengan semena-mena mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik karena menayangkan berita soal capres/cawapres yang tak berimbang, dan otomatis juga menyalahgunakan pemakaian frekuensi milik umum secara ngawur karena memaksa pemirsa menonton apa yang hanya disukai pemilik stasiun televisi partisan itu.
 
Tak cuma televisi, koran dan media online untuk sementara waktu juga bisa saya hindari. Media-media tersebut juga tak kalah riuhnya dalam memberitakan capres/cawapres. Sama dengan televisi, media cetak dan online juga ada yang terjebak pada keberpihakan. Walhasil, isi beritanya berat sebelah. Tak cuma berat sebelah, sebagian di antaranya malah jadi media fitnah.

Saya memang sengaja tak mengganti SIM card selama berada di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah umrah. Kalaupun saya harus menghidupkan jaringan internet, itu hanya ketika menemui WiFi gratis, seperti di Bandara King Abdul Azis di Jeddah, dan saat di hotel, baik di Madinah maupun di Mekkah.

Kami tiba di Jeddah sejam sebelum waktu subuh, sekitar pukul setengah lima pagi. Toilet langsung penuh begitu kami menginjakkan kaki di Bandara King Abdul Azis. Setelah mengurus keperluan keimigrasian, lantas melaksanakan shalat subuh, kami menunggu bus yang akan mengantarkan kami ke Madinah.

Hari telah terang tanah saat bus mulai bergerak pelan meninggalkan bandara. Mengarungi lalu lintas Jeddah yang lancar pada pagi hari, saya jadi terkenang Jakarta. Sepagi ini, warga Jakarta tentu sedang tersaruk-saruk di jalanan yang macet. Lantas saya pun berharap, semoga setelah beroleh presiden baru, persoalan kronis warga Jakarta berupa kemacetan lalu lintas segera dapat teratasi.

Rupanya perjalanan kami tak lama. Sekitar 15 menit di jalan, sopir menepi ke tempat parkir. "Bapak dan ibu, kita sampai di Laut Merah. Di sini ada masjid terapung. Bapak dan ibu bisa beristirahat di sini sambil sarapan dan melihat pantai," ujar Ustaz Fuad, memberi pengumuman.

Sekawanan burung merpati langsung beterbangan saat rombongan kami tiba di pantai Laut Merah. Beberapa warga setempat tampak berjalan-jalan pagi sambil menikmati musik dari peranti audio. Yang lainnya menaburkan pakan untuk mengundang kawanan burung merpati berkumpul.

"Ayo, Ibu-ibu, korma muda, bagus untuk kesuburan," seorang pedagang dengan perawakan gemuk, suaranya mengalahkan debur ombak.

"Ayo atuh Ibu, kalau ada keluarganya yang belum punya keturunan boleh dicoba korma mudanya," tambah ibu itu.

Padma, begitu ia menyebut nama dirinya, berasal dari Garut dan sudah 19 tahun mencari penghidupan di pantai Laut Merah dengan berjualan buah kurma muda dan bakso serta aneka dagangan lainnya.

Penampilannya, sebagaimana pedagang di tepi pantai, sangat bersahaja. Namun jangan salah, Bu Padma adalah juragan, dan itu dalam arti sesungguhnya. Menurut pengakuannya, semua pedagang yang tersebar di pantai Laut Merah adalah pegawainya.

"Ada yang jual bakso, mainan anak-anak, korma muda," kata Padma menyebut suku usahanya.

"Ini si eneng baru jualan hari ini. Dia istri sopir saya," kata Padma menunjuk perempuan muda yang berjualan mainan anak-anak, yang membuka lapak tak jauh darinya.

Sopir?

Yup! Oleh kesuksesan usahanya itu, Padma kini memiliki tiga mobil di Jeddah, serta berhektar-hektar sawah di Garut dan sekitarnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com