10 Kota Terbaik untuk Wisata pada 2015 - Kompas.com

10 Kota Terbaik untuk Wisata pada 2015

Kompas.com - 11/11/2014, 19:02 WIB
Shutterstock The Jefferson Memorial saat Festival Musim Sakura, Washington, DC, Amerika Serikat.
KOMPAS.com - Lonely Planet merilis 10 kota wajib kunjung yang tergabung dalam "Lonely Planet’s Best in Travel 2015". Tidak hanya kota-kota besar yang lazim diketahui awam, daftar kota wajib kunjung kali ini juga mencantumkan kota-kota kecil yang masih asing di telinga pencinta jalan-jalan.

Toronto di Kanada. Kota ini menempati urutan kesepuluh. Toronto merupakan salah satu kota paling mejemuk di dunia. Banyak orang menyebut kota ini sebagai “New York City rasa Swiss”, karena beragamnya penduduk di kota tersebut. Toronto akan menyambut even Pan American Games dan sekitar 250.000 pengunjung diprediksi bakal berbondong-bondong ke kota ini.

Shutterstock Kapaleeshwarar Temple, Mylapore, Chennai, Tamil Nadu, India
Chennai di India. Kota ini menempati urutan sembilan. Kota berusia 369 tahun ini memiliki budaya lokal yang tengah berkembang pesat. Kota ini juga merupakan salah satu kota dengan perkembangan tercepat di India. Dengan dibukanya Chennai Metro Rail, para pelancong akan disuguhi pelayanan terbaik di kota ini. Chennai juga rumah terbesar kedua bagi industri film India Kollywood alias film India Tamil.

Wina di Austria. Kota ini berada di urutan ke-8. Pada 2015 nanti, kota ini akan merayakan 150 tahun lahirnya Ringstrasse, alun-alun utama yang dibangun oleh Kerajaan Hapsburg, dan diprediksi bakal banyak orang menghadiri momen istimewa tersebut. Wina kaya sejarah, arsitektur, juga museum. Kota ini juga menawarkan budaya kontemporer yang tak kalah dengan kota-kota besar lain.

Salisbury di Inggris. Nama Salisbury mungkin masih asing di telinga para pelancong. Kota yang berada di Inggris itu berada di peringkat ketujuh kota wajib kunjung 2015. Para penulis Lonely Planet menyebut Salisbury sebagai permata Inggris yang terlupakan. Kota ini kaya sejarah, restoran kelas atas dan kehidupan malam yang meriah. Pada 2015, kota ini akan semakin ramai dalam rangka menyiapkan 800 tahun penandatanganan Magna Carta dengan sejumlah festival.

Shutterstock Kota Plovdiv di Bulgaria
Plovdiv di Bulgaria. Setali tiga uang dengan Salisbury, nama Plovdiv, Bulgaria, mungkin juga masih asing. Ini juga permata Eropa yang tersembunyi. Kota ini berada di persimpangan Kebudayaan Barat dan Timur dengan lansekap alam yang indah. Plovdiv merupakan kota terbesar kedua di Bulgaria setelah Ibukota Sofia.

Valetta di Malta. Di posisi kelima ada nama Valetta, ibu kota Malta. Arsitektur di kota ini banyak didominasi bangunan-bangunan abad ke-17 yang bersanding harmonis dengan desain-desain baru. Kota ini digambarkan sebagai museum terbuka dengan katedral Renaisans, istana Baroque, dan jalan-jalan berkelok yang sempit.

Zermatt di Swiss. Menyusul berikutnya adalah Kota Zermatt, Swiss. Selain banyak resor mewah di kota ini, kota ini disebut sebagai kota olahraga musim dingin di Swiss. Keberadaan Gunung Matterhorn juga semakin mempercantik kota ini, dan pada 2015 nanti, kota ini akan merayakan 150 tahun pencapaian pendaki Inggris, Edward Whymper, di puncak Matterhorn.

Shutterstock Milan, Italia
Milan di Italia. Peringkat ketiga adalah Milan, Italia. Tidak ada yang meragukan keeksotisan kota mode ini. Kota ini sangat identik dengan keanggunan, gaya, dan juga kekuatan industrinya. Kota ini diharapkan dapat meraup jumlah pengunjung yang lebih besar pada perhelatan Expo Milano 2015. Banyak hal yang bisa dilakukan: makan dan belanja di Milan.

El Chalten di Argentina. Kota ini berada di urutan kedua kota wajib kunjung 2015. Kenapa? Kota ini memang relatif masih muda; pada 2015 kota ini berusia 30 tahun. Meski demikian, kota ini adalah surga bagi para pendaki. Posisinya yang dekat dengan Danau Lago Viedma dan gletser akan memberi pengalaman berkemah yang wah.

Washington DC, Amerika Serikat. Di posisi pertama adalah Washington DC. Ibukota Amerika Serikat ini memiliki salah satu meseum terbaik di dunia, juga monumen kota yang sangat ikonik. Washington sangat bangga dengan kekayaan seni dan budaya. Untuk para pencinta jazz, genre ini memiliki tempat khususu dalam sejarah kota ini.

Jadi persiapkan mulai sekarang. Siapa tahu bisa mengunjungi salah satu dari 10 kota wajib kunjung 2015 versi Lonely Planet.

EditorNi Luh Made Pertiwi F
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM