Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Wisata Kuliner di Vietnam, Simak Tips Ini...

Kompas.com - 16/04/2015, 08:18 WIB
Mentari Chairunisa

Penulis

BAGI para pelancong, Vietnam menjadi salah satu negara favorit untuk dikunjungi. Wisatawan bisa menjelajahi seluruh pelosok Vietnam mulai dari Hanoi di Vietnam Utara, hingga ke Ho Chi Minh di Vietnam Selatan. Beragam jenis destinasi wisata juga tersaji di Negeri Paman Ho ini, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata religi, dan juga wisata kuliner.

Berbicara masalah wisata kuliner, Vietnam memiliki beragam kuliner khas yang menarik untuk dicicipi. Sebut saja Banh Xeo, Cha Ca, Rau Mong, hingga makanan wajib saat berkunjung ke Vietnam, yakni Pho.

Makanan-makanan tersebut terbuat dari beragam bahan, mulai dari sayuran, rempah, dan juga ikan ataupun daging. Penggunaan daging cukup banyak terdapat pada makanan Vietnam, terlebih daging babi.

“Daging babi begitu populer di Vietnam, tapi ada beberapa makanan yang bisa diganti dengan daging sapi,” kata Nguyen Hoang Hai, chef Hotel Melia Hanoi, saat ditemui di Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Hai pun mengakui cukup sulit bagi wisatawan yang tidak memakan daging babi untuk mencari makanan di Vietnam. Sebab, menurut Hai penggunaan daging babi tersebut menyeluruh di setiap wilayah Vietnam. Namun, bagi wisatawan yang tidak ingin memakan daging babi, disarankan untuk selalu bertanya sebelum memesan makanan.

“Cukup bertanya kandungan apa yang ada dalam makanan tersebut,” jelas Hai.

KOMPAS.COM/MENTARI CHAIRUNISA Pho, sejenis sup yang disajikan bersama mi beras serta irisan daging sapi dengan kuah kaldu sapi atau ayam.
Lebih lanjut Hai menjelaskan, tips lain yang bisa dilakukan para wisatawan adalah dengan membawa secarik kertas bertuliskan “I can’t eat pork”. Menurut Hai, hal tersebut lumrah terjadi di Vietnam.

“Jika kalian mengunjungi Hanoi atau kota lainnya, bawalah kertas dan tulis I can not eat pork,” kata Hai.

Selain itu, wisatawan juga bisa memilih makanan-makanan yang tidak mengandung daging babi, seperti Cha Ca La Vong yang berbahan dasar ikan. Selain Cha Ca La Vong, Hai juga merokemendasikan Pho Bo sebagai sajian andalan yang dapat dikonsumsi wisatawan yang tidak memakan daging babi.

“Kalian bisa memilih Pho Bo. Pho Bo hanya mengandung daging ayam atau sapi,” tutup Hai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com