Lewat Mangante Ambon, Maluku Tawarkan Beragam Potensi Wisata - Kompas.com

Lewat Mangante Ambon, Maluku Tawarkan Beragam Potensi Wisata

Mentari Chairunisa
Kompas.com - 19/04/2015, 11:46 WIB
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan mancanegara menikmati liburan di Banda Neira, Maluku, Selasa (7/4/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com - Program tahun kunjungan wisata Mangante Ambon (visit Ambon) menjadi lahan promosi wisata tak hanya bagi Kota Ambon, melainkan bagi Provinsi Maluku. Beberapa destinasi wisata dijagokan dalam Mangante Ambon ini, seperti Pantai Pasir Panjang, Pantai Ora, Danau Rana, dan Air Panas Tulehu.

“Sebagai provinsi kepulauan, terlalu banyak potensi-potensi wisata yang tersebar unik, antara lain wisata alam Pantai Pasir Panjang di Tual, Pantai Ora di Seram, Danau Rana di Pulau Buru, Air Panas Tulehu dan juga Pulau Banda yang terkenal dengan laut dalamnya,” jelas Gubernur Maluku Said Assagaff dalam peresmian Mangante Ambon di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Sabtu (18/4/2015).

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Turis asing penumpang kapal MV Discovery berfoto bersama penari saat kapal berkapasitas 500 orang tersebut bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Minggu (29/1/2012). Kapal yang telah berlayar selama 21 hari dan membawa sekitar 300 wisatawan asing ini telah singgah di sejumlah negara di kawasan Asia seperti Hongkong, Jepang, Malaysia dan Singapura.
Selain menawarkan wisata alam, lanjut Said, Maluku juga menyimpan potensi-potensi wisata lain. Salah satunya wisata sejarah yang terdapat di Pulau Banda dan Saparua. Wisata budaya juga ditawarkan sektor pariwisata Maluku.

“Ada juga wisata budaya seperti Bambu Gila, Pukul Sapu Lidi sebagai upacara adat, ada juga Cuci Negeri Soya, yang tak kalah menarik adalah pesta Teluk Ambon yang setiap tahun dilakukan,” kata Said.

Bukan hanya potensi wisata yang ditawarkan dalam Mangante Ambon, terdapat serangkaian acara yang turut menyemarakkan program wisata yang berlangsung selama satu tahun ini. Rangkaian acara itu di antaranya Karnaval dan Festival Seni Budaya Nusantara, Konser 20th Glenn Fredly, Darwin Ambon International Yacht Race, Festival Musik Etnik, dan Underwater Photography Competition. Sementara untuk acara puncak Mangente Ambon 2015 akan diadakan pada September mendatang bertepatan dengan Ulang Tahun ke-440 Kota Ambon.

Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo Kolam Pemandian Wailatu di Desa Tulehu, Maluku Tengah ini sangat terkenal dengan birunya air kolam yang mengalir sepanjang tahun.
Dengan diadakannya Mangante Ambon ini, Said berharap industri pariwisata dan ekonomi kreatif Maluku bisa berkembang. Dia juga mengatakan adanya program ini merupakan sebuah batu loncatan dalam pembangunan Provinsi Maluku.

“Ini merupakan bagian dari bangun Maluku. Maluku butuh beberapa lompatan sekaligus untuk menyejahterakan Maluku dengan potensi-potensi alam yang dimilikinya. Ini salah satu lompatannya,” kata Said.

PenulisMentari Chairunisa
EditorI Made Asdhiana
Komentar