Usai Menjelajah Keindahan Pulau Pahawang, Yuk Tanam Mangrove... - Kompas.com

Usai Menjelajah Keindahan Pulau Pahawang, Yuk Tanam Mangrove...

Kontributor Lampung, Eni Muslihah
Kompas.com - 23/08/2015, 15:29 WIB
KOMPAS.COM/ENI MUSLIHAH Wisatawan yang dipandu kelompok penyelamat pesisir melakukan penanaman mangrove di Pesisir Kekatang, Kabupaten Pesawaran Lampung.
BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Rupanya orang asing senang dengan wisata mangrove di Pesisir Kekatang, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pantai ini lokasinya tidak jauh dari Pulau Pahawang yang terkenal dengan wisata bawah lautnya. Hanya berjarak satu pulau atau ditempuh dengan perahu sekitar 5 menit.

"Saya senang dengan wisata berbasis lingkungan ini. Setelah melihat keindahan bawah laut di Pahawang kemudian beralih ke Kekatang untuk menanam mangrove," kata Remco Boss wisatawan dari Belanda, Sabtu (22/8/2015).

Menurut Remco, menanam itu pekerjaan yang berat dan melelahkan, tapi hal itu sangat disenangi karena di negara asalnya tidak ada kegiatan seperti itu. Ia sangat merekomendasikan temannya untuk datang ke pulau itu. Selain menanam mangrove, pengunjung juga dapat menikmati ikan bakar hasil tangkapan nelayan kecil di sana.

Wisata berbasis lingkungan ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang berlangsung di Pulau Pahawang yang digerakkan oleh Mitra Travel yang merupakan bentukan dari Mitra Bentala. "Tak cuma menikmati keindahan alam, tapi kegiatan menanam ini juga adalah bentuk kepedulian pengunjung dalam melestarikan lingkungan," kata Supriyanto, aktivis Mitra Bentala.

Dia memaparkan, sekarang di Pulau Pahawang sudah tidak mencukupi lagi untuk ditanam bibit mangrove, karena itu kegiatan menanam ini harus tetap dilanjutkan ke pulau-pulau sekitarnya. "Agar tak cuma Pahawang saja yang terselamatkan, tapi pulau-pulau sekitarnya juga dapat ikut terselamatkan dan mendapat kunjungan dari wisatawan," kata Supri.

Dalam seminggu sedikitnya ada seribu wisatawan yang berkunjung ke Pulau Pahawang. Dalam setiap paket wisatanya ditutup dengan dengan penanaman pohon di Pulau Kekatang.

PenulisKontributor Lampung, Eni Muslihah
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM