Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berkunjung ke Bunaken Tak Sulit, Ini Tipsnya...

Kompas.com - 28/10/2015, 18:11 WIB
Kahfi Dirga Cahya

Penulis

MANADO, KOMPAS.com - Menjejaki kaki di Pulau Bunaken tak sulit. Bagi Anda yang berkunjung ke Manado menggunakan pesawat terbang, jalan ke Pulau Bunaken dari bandara tak begitu jauh. Anda hanya perlu mencapai pelabuhan atau dermaga di Manado untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ke Pulau Bunaken.

Wisatawan backpacker dalam jumlah kecil yakni satu atau dua orang, disarankan untuk berangkat dari dermaga Kuala Jengki. Dari Bandara Sam Ratulangi, wisatawan dapat naik angkutan umum ke Terminal Pal 2. Setelah itu dapat menyambung angkutan umun lagi ke Pasar 45. Dari sana, Anda hanya perlu berjalan kaki kurang lebih 15 menit untuk sampai ke dermaga Kuala Jengki.

"Kurang lebih 45 menit. Untuk bacpacker kita berikan saran lewat sana," kata pemandu wisata, Leon (29), kepada KompasTravel di Manado, Sulawesi Utara, Senin (26/10/2015).

Perjalanan ke Pulau Bunaken dari Kuala Jengki pun tak jauh. Hanya 45 menit, Anda akan langsung sampai ke salah satu surga menyelam di dunia. Wisatawan hanya perlu naik kapal atau biasa disebut taksi oleh warga lokal. Tarifnya pun tak mahal, hanya Rp 30.000 untuk satu kali jalan menuju ke Pulau Bunaken. Kendati demikian, penumpang harus sabar. Pasalnya, kapal ini akan jalan, setelah terisi penuh.

Sementara itu, jika tak mau repot, maka perjalanan lewat agen wisata dapat dinikmati wisatawan. Banyak agen kini sudah muncul lewat sistem online. Anda dapat memilih kriteria agen perjalanan Anda sendiri untuk sampai di Pulau Bunaken.

Sesampai di Pulau Bunaken, jika lewat agen wisata, tak perlu repot. Sebab, semua fasilitas sudah disediakan, baik untuk penginapan, makan, hingga permainan untuk snorkeling atau diving.

Jika Anda backpacker, tentu harus mencari tempat untuk singgah dan lainnya. Jenis tempat penginapan di Pulau Bunaken cukup banyak. Mulai dari rumah penduduk, homestay sampai resor. Masing-masing menawarkan sensasi dan fasilitas berbeda-beda.

Rumah penduduk, misalnya, Anda tak perlu bayar mahal. Cukup meminta izin kepada pemilik rumah, dan Anda bisa berbagi biaya memasak untuk makan per harinya. Sementara itu, untuk homestay dan resor, minimal Anda bisa membayar sekitar Rp 200.000 dan Rp 1.000.000. Dengan biaya sebesar itu, fasilitas yang ditawarkan pun berbeda-beda.

Bagi para backpacker, Anda dapat menyewa alat-alat snorkeling dengan harga cukup murah yakni Rp 100.000 per harinya. Sementara itu, untuk diving, para pemilik penyewaan alat-alat punya kisaran harga tersendiri.

Sekadar tips bagi Anda yang hendak berkunjung ke Pulau Bunaken, tempat tersohor ini ramai dikunjungi pada bulan Mei hingga Agustus. Sementara itu, pada bulan Desember hingga Januari, air di laut pasang. Maka, wisatawan disarankan berkunjung di bulan-bulan di luar musim padat kunjungan maupun saat air laut pasang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com