Ajang Indonesian Weekend, "Pindahkan" Indonesia ke London - Kompas.com

Ajang Indonesian Weekend, "Pindahkan" Indonesia ke London

Ervan Hardoko
Kompas.com - 24/05/2016, 18:41 WIB
wikipedia Tower Bridge, London.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada akhir pekan nanti, tepatnya pada 28-29 Mei 2016, salah satu sudut kota London, Inggris akan bernuansa Indonesia.

Sebuah ajang bertajuk Indonesian Weekend, yang akan memamerkan potensi budaya, wisata, fashion dan kuliner Indonesia akan digelar di Potters Field.

Potters Field adalah sebuah taman seluas 6.200 meter persegi yang berlokasi tak jauh dari ikon wisata Inggris, Tower Bridge dan Tower of London.

Satu lagi, lokasi tempat ajang ini digelar juga berada di tepi Sungai Thames dan berdekatan dengan kantor wali kota Inggris.

Penggagas acara ini adalah sebuah komunitas warga Indonesia yang tinggal di London.

Kelompok warga yang menyebut diri sebagai "Komunitas Bangga Indonesia" ini berkeinginan agar Indonesia semakin dikenal oleh warga Inggris.

"Acara ini bertujuan untuk meningkatkan promosi wisata Indonesia dengan mengangkat seni budaya, kuliner dan fashion Indonesia," kata Endang Nurdin dari Komunitas Bangga Indonesia.

Selain itu, lanjut Endang, lewat acara ini Komunitas Bangga Indonesia ingin menunjukkan dukungan terhadap tekad pemerintah mewujudkan 20 juta turis ke Indonesia pada 2019.

Selama akhir pekan itu, di Potters Fields akan diisi dengan panggung utama dengan tulisan "Wonderful Indonesia" dan lebih dari 50 stan.

Puluhan stan ini akan dibagi dalam beberapa zona yaitu pariwisata, kuliner, seni dan budaya serta fashion.

Diharapkan acara ini bisa menarik perhatian warga London, sebab di akhir pekan kawasan Potter Fields dilintasi sedikitnya 70.000 orang.

Menurut data Kementerian Pariwisata jumlah wisatawan asal Uni Eropa yang berkunjung ke Indonesia sepanjang tahun lalu mencapai sekitar 1 juta orang.

Dari 1 juta orang itu, Inggris tercatat sebagai penyumbang wisatawan terbesar yaitu mencapai 230.000 orang.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisErvan Hardoko
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Terkini Lainnya

Asyiknya Membuat Noken di Pulau Sauwandarek Raja Ampat

Asyiknya Membuat Noken di Pulau Sauwandarek Raja Ampat

Travel Story
Mengunjungi Hutan Purba di Dasar Goa Jomblang

Mengunjungi Hutan Purba di Dasar Goa Jomblang

Travel Story
Sama-Sama Dingin, Apa Beda Daging Sapi Impor Beku dan Sejuk?

Sama-Sama Dingin, Apa Beda Daging Sapi Impor Beku dan Sejuk?

Food Story
Selain Alam, Kini Raja Ampat Kembangkan Wisata Olahraga

Selain Alam, Kini Raja Ampat Kembangkan Wisata Olahraga

News
'Marble' pada Daging Sapi, Apakah Itu?

"Marble" pada Daging Sapi, Apakah Itu?

Food Story
Layanan Antar Jemput Bagasi di Bandara, Seperti Apa?

Layanan Antar Jemput Bagasi di Bandara, Seperti Apa?

News
Festival Terbesar di Raja Ampat Kembali Digelar

Festival Terbesar di Raja Ampat Kembali Digelar

News
PT Angkasa Pura I Sediakan Layanan Antar Jemput Bagasi

PT Angkasa Pura I Sediakan Layanan Antar Jemput Bagasi

News
Ketika Djarot Ingin Lihat Komodo

Ketika Djarot Ingin Lihat Komodo

News
Pelancong, Kyoto, dan Kimono...

Pelancong, Kyoto, dan Kimono...

Travel Story
Lewat Karnaval, Tasikmalaya Siap Menuju Destinasi Industri Kreatif

Lewat Karnaval, Tasikmalaya Siap Menuju Destinasi Industri Kreatif

News
Numpang Sarapan di Atas Jukung Pasar Apung

Numpang Sarapan di Atas Jukung Pasar Apung

Travel Story
Tuturangiana Andala, Tradisi Sedekah Laut Masyarakat Pulau Makasar

Tuturangiana Andala, Tradisi Sedekah Laut Masyarakat Pulau Makasar

Travel Story
Prefektur Gunma, dari 'Onsen' sampai Museum Mainan

Prefektur Gunma, dari "Onsen" sampai Museum Mainan

Jepang Terkini
Venesia Belum Tenggelam...

Venesia Belum Tenggelam...

Travel Story

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM