Pernahkah Anda Merasa Lelah Dititipkan Oleh-oleh? Halaman all - Kompas.com

Pernahkah Anda Merasa Lelah Dititipkan Oleh-oleh?

Silvita Agmasari
Kompas.com - 05/09/2016, 18:41 WIB
Kompas.com/Silvita Agmasari Antonius dan Roy, Founder dan Co Founder dari aplikasi Neetip.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah Anda merasa lelah dititipkan oleh-oleh? Mau menolak rasanya segan karena yang menitip teman atau kerabat sendiri. Tak ditolak, sungguh merepotkan. Barang Anda sendiri saja sudah penuh dan membawa bujet pas-pasan.

Inilah yang dirasakan oleh Antonius dan Roy, Founder dan Co Founder dari aplikasi terbaru, Neetip. 

"Kita berdua mengobrol, saling cerita kalau sudah kesal dan lelah sering dititipkan oleh-oleh saat traveling. Terus kita kepikiran kenapa tidak dibuat aplikasi saja. Apalagi masyarakat sekarang sudah dapat menerima aplikasi digital," kata Roy saat ditemui di boothnya di Kompas Travel Fair, Sabtu (4/9/2016). 

Dari obrolan tersebut lahirlah ide membuat aplikasi khusus menitip oleh-oleh namun saling menguntungkan antara si penitip dan yang dititip. Akhirnya bulan Maret 2016 Antonius dan Roy meluncurkan prototipe aplikasi Neetip.

"Sejauh ini responnya luar biasa. Pengguna kita sudah 2.000 orang dan terus bertambah," kata Roy.

Ia mengatakan banyak orang yang memuji aplikasinya, lantaran dipandang sebagai hal yang berbeda dan tak terpikirkan sebelumnya. 

Aplikasi Neetip, pada dasarnya adalah platform bagi orang yang ingin menitip oleh-oleh dan orang bepergian yang bersedia dititipkan oleh-oleh.

Di Neetip baik orang yang dititipkan maupun yang menitip dapat melakukan kesepakatan perihal barang yang ingin dititip dalam chat room yang sudah tersedia. 

"Jadi orang yang dititipkan boleh meminta komisi dan sesuai kesepakatan sendiri bagaimana cara pengiriman barang diinginkan," jelas Roy.

Untuk menghindari penipuan, aplikasi Neetip juga menyediakan dompet virtual guna memudahkan proses transaksi antara yang dititipkan dan penitip. 

"Sejauh ini barang yang paling banyak dititip adalah makanan, kosmetik, dan health care (barang yang berhubungan dengan kesehatan)," jelas Roy.

Roy mengatakan aplikasi Neetip memiliki banyak keuntungan, yakni si penitip mendapatkan barang lebih cepat ketimbang memesan dari situs jual beli luar negeri.

Sementara orang yang dititipkan menerima komisi, dan juga menambah pertemanan dengan berkenalan dengan orang-orang baru. Tertarik? Aplikasi Neetip tersedia di App Store dan Google Play. 

Page:
PenulisSilvita Agmasari
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM