Selasa, 28 Maret 2017

Travel

TAG
  • #Bromo
  • #Ridho Rhoma
  • #Pramuka
  • #Adinda Thomas

Simak Cara Terbaik Menyimpan Keju...

Kompas.com/Silvita Agmasari Ragam keju dari Perancis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sama seperti bahan makanan lain, keju juga rentan rusak jika tak disimpan dengan baik. Masalahnya, menyimpan keju di negara tropis dengan suhu hangat seperti Indonesia bukanlah hal yang mudah. Mengingat harga keju yang tak murah, cara menyimpan keju harus dilakukan dengan tepat. 

"Menyimpan keju bisa di chiller dengan suhu lima derajat. Jangan disimpan di freezer karena keju nanti bisa beku. Saat dikeluarkan dan dihangatkan justru rasa dan tekturnya akan berubah," kata Brand Executive Fine Food and Beverage Diamond, Jennifer Handaja saat ditemui KompasTravel di acara promosi kampanye Open Your Taste with European Cheese di kafe Beau, Jakarta, Selasa (13/12/2016).

BACA JUGA: Inilah Keju Terbaik di Dunia...

Sebelum menyimpan di chiller atau kulkas bagian bawah, Jennifer menyarankan ada baiknya menyimpan di tempat kedap udara. Hal ini dilakukan agar keju tak menyerap bau dari makanan lainnya di kulkas.

Jika tak punya tempat kedap udara, Anda bisa menggunakan plastik khusus makanan atau kertas alumunium sebagai pembungkus keju. Penyajian keju direkomendasikan pada suhu ruangan agar harumnya dapat menyeruak dan teksturnya tetap terjaga. 

BACA JUGA: Asal Usul Keju Ternyata dari Arab

Sales & Marketing Saranakulina yang merupakan pengimpor keju dari Eropa, Bekti Rahmatini menyarankan bahwa konsumen juga perlu memerhatikan usia keju. Dia menyebutkan, keju segar umumnya memiliki usia yang jauh lebih pendek karena dibuat lewat produksi rumahan tanpa menggunakan bahan pengawet. Sedangkan keju industrial terbilang lebih awet karena menggunakan bahan pengawet.

"Dari segi tekstur, rasa, dan bau keju fresh dan keju industrial ini sebenarnya berbeda. Keju segar usianya biasa hanya dua minggu. Di Indonesia keju ini memang sulit sitemui, hanya dijual di beberapa lokasi yang banyak ekspatriat. Tetapi keju segar ini lebih sehat," kata Bekti saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

Penulis: Silvita Agmasari
Editor : Sri Anindiati Nursastri