Selain Naik Pesawat, Ini Alternatif Transportasi ke Yogyakarta - Kompas.com

Selain Naik Pesawat, Ini Alternatif Transportasi ke Yogyakarta

Wahyu Adityo Prodjo
Kompas.com - 08/02/2017, 14:31 WIB
KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Kantor Pos Pusat di ujung Jalan Malioboro, Yogyakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa tergelincirnya pesawat Garuda Indonesia GA 258 rute Jakarta- Yogyakarta di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, pada Rabu (1/2/2017) lalu, sempat menganggu lalu lintas jalur udara Jakarta-Yogyakarta.

Sebenarnya selain jalur udara, wisatawan masih punya banyak opsi transportasi dari Jakarta menuju Kota Gudeg itu. Berikut KompasTravel himpun rekomendasi alternatif transportasi menuju Yogyakarta.

Nursita Sari Penumpang menunggu keberangkatan kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (26/12/2016).
Kereta

Dari DKI Jakarta ke Yogyakarta, Anda bisa memanfaatkan moda transportasi kereta api ke dua stasiun yang berada di Kota Yogyakarta yaitu Stasiun Tugu dan Lempuyangan. Dari Stasiun Gambir, Anda bisa naik Argo Dwipangga, Taksaka Pagi, Bima, Gajayana, Argo Lawu, dan Taksaka Malam.

Sementara dari Pasar Senen, Anda bisa menaiki kereta Fajar Utama Yogya, Gajahwong, Senja Utama Yogya, Bogowonto, Bengawan, Jaka Tingkir, Krakatau, Progo, dan Senja Utama Solo.

Jika mengambil rute kereta api ke Stasiun Tugu, maka lokasi Anda turun sudah dekat dengan Kawasan Malioboro. Sementara jika mengambil rute ke Stasiun Lempuyangan, jarak ke Malioboro sekitar tiga kilometer.

Kompas.com/Alsadad Rudi Suasana di pemberangkatan bus antar kota di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Kamis (5/5/2016).
Bus

Selain kereta api, Anda juga bisa naik bus menuju Yogyakarta. Dari Jakarta, Anda bisa naik dari terminal-terminal seperti Rawamangun, Kalideres, Pasar Minggu, Pulo Gadung, Kampung Rambutan, Pinang Ranti, dan titik-titik keberangkatan lainnya.

Anda bisa memilih bus seperti Handoko, Lorena, Sumber Alam, Murni Jaya, Prayogo, Ramayana, Laju Prima, Pahala Kencana, dan lain-lain. Perjalanan akan ditempuh kurang lebih 12 jam tergantung situasi lalu lintas.

PenulisWahyu Adityo Prodjo
EditorNi Luh Made Pertiwi F
Komentar

Close Ads X