Rabu, 29 Maret 2017

Travel

TAG
  • #Bromo
  • #Ridho Rhoma
  • #Pramuka
  • #Adinda Thomas

Lebih Dekat dengan Hewan Nokturnal di Night Safari Singapura

KOMPAS.COM/IWAN SUPRIYATNA Dibuka pada 1994, Night Safari adalah kebun binatang pertama di dunia yang khusus menampilkan hewan nokturnal.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Tak banyak yang tahu, Night Safari di Singapura adalah kebun binatang pertama di dunia yang khusus menampilkan hewan nokturnal. Tempat wisata edukatif ini telah dinobatkan sebagai Best Attraction oleh Singapore Tourism Board selama 12 tahun berturut-turut.

Memulai perjalanan pada pukul 19.00 waktu setempat, pengunjung disuguhkan terlebih dahulu aksi-aksi hewan nokturnal yang beraktifitas di malam hari. Di Night Safari, pengunjung dapat melakukan perjalanan dengan menggunakan trem atau berjalan kaki.

BACA: Ini Karakter Millennial Traveler Indonesia yang Berkunjung ke Singapura

Rute yang sama akan dilalui pejalan kaki maupun trem, hanya saja waktu tempuh akan berbeda. Jika menggunakan trem bisa ditempuh dalam waktu 40 menit, jika berjalan kaki bisa menghabiskan waktu hingga 1 jam 30 menit.

Tak seperti Safari Night di Taman Safari Indonesia yang menggunakan kendaraan pribadi untuk melihat satwa-satwa nokturnal. Di Safari Night Singapura pengunjung bisa dengan aman menikmati Safari Night dengan menggunakan trem terbuka dan bahkan berjalan kaki.

KOMPAS.COM/IWAN SUPRIYATNA Tempat wisata edukatif ini telah dinobatkan sebagai Best Attraction oleh Singapore Tourism Board selama 12 tahun berturut-turut.

Karena antara tempat satwa-satwa liar dengan jalur manusia dipisahkan dengan kolam berisi air dan dilengkapi dengan kawat beraliran listrik. Sehingga satwa-satwa liar tersebut tak akan bisa menjangkau manusia.

Di Night Safari, pengunjung serasa melintasi tujuh zona geografis yang ada di dunia. Mulai dari kaki Pegunungan Himalaya, sampai sungai dan rawa yang membelah hutan hujan tropis di Asia.

BACA: Pilihan Hotel Baru di Singapura yang Cocok untuk Keluarga

Perjalanan trem ini didampingi seorang pemandu yang akan menerangkan fakta dan kisah menarik seputar hewan nokturnal yang tinggal di tiap zona. Pengunjung juga bisa memberikan makanan kepada gajah secara langsung di malam hari dengan didampingi pawang yang terlatih.

"Sebanyak 3.000 orang setiap malam setiap hari datang ke sini, bahkan di waktu-waktu liburan bisa mencapai 5.000 orang," ujar pemandu Night Safari, Nur Muhammad kepada Kompas.com.

Adapun akses transportasi umum menuju Night Safari sama dengan Singapore Zoo dan River Safari. Tempat wisata ini buka setiap hari pukul 19.30-00.00 waktu setempat. Harga tiket Safari Night dibanderol di harga 48 dollar Singapura untuk dewasa dan 28 dollar Singapura untuk anak-anak.

Penulis: Iwan Supriyatna
Editor : Sri Anindiati Nursastri
TAG: