Selasa, 28 Maret 2017

Travel

TAG
  • #Bromo
  • #Ridho Rhoma
  • #Pramuka
  • #Adinda Thomas

Di Bali, Kabupaten Ini yang Paling Banyak Terdapat Ogoh-ogoh

ARSIP KOMPAS TV Ogoh-ogoh ukuran besar berbentuk Buta Kala digotong oleh sejumlah pemuda saat parade Ogoh-ogoh berlangsung di Sanur, Bali, Selasa (8/3/2016).

DENPASAR, KOMPAS.com - Perayaan Nyepi tahun 2017 ini akan jatuh pada Selasa (28/3/2017).

Identiknya, perayaan Nyepi adalah perayaan dengan melakukan arak-arakan Ogoh-ogoh.

Menyambut perayaan Nyepi itu sendiri, akan ada sekitar 7.079 Ogoh-ogoh dalam perayaan Nyepi dari seluruh Pulau Bali.

Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja menyatakan, laporan yang masuk ke pihaknya, setidaknya ada 7.079 Ogoh-ogoh yang akan di arak di jalanan kota/kabupaten di seluruh Bali.

(BACA: Nyepi di Bali, Dilarang ke Luar Rumah dan Selfie di Jalan)

Sebanyak 7.079 Ogoh-ogoh menyambut Nyepi ini, nantinya akan diarak sebelum perayaan Nyepi.

Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, maka personel Polri akan terjun untuk mengamankan jalannya kegiatan tersebut.

"Sekitar 5.626 personel Polri akan melakukan pengamanan," ucapnya, Kamis (16/3/2017).

KOMPAS.com/SRI LESTARI Parade Ogoh-ogoh Anak PAUD di Lapangan Lumintang Denpasar
Menurut dia, selain Polri juga akan ada pengamanan dari polisi adat Bali yakni Pecalang.

(BACA: Pengalaman Tak Terlupakan, Berlibur ke Bali Saat Nyepi)

Akan ada sekitar 22.291 Pecalang yang akan membantu Polri dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh tersebut.

"Untuk pecalang akan ada sekitar 22.291 orang yang melakukan pengamanan," jelasnya.

Ogoh-ogoh Terbanyak di Kabupaten Buleleng

Sementara itu, Polda Bali telah rampung memetakan jumlah sebaran ogoh-ogoh di seluruh Bali.

Berdasarkan data yang dirilis Bidang Humas Polda Bali, Kamis (16/3/2017), dari 7.079 ogoh-ogoh yang ada di seluruh Bali, kabupaten dengan jumlah ogoh-ogoh terbanyak terdapat di Kabupaten Buleleng, yakni sebanyak 1.381 ogoh-ogoh.

KOMPAS.com/SRI LESTARI Arak-arakan Ogoh-ogoh di Jalan Raya Sesetan Denpasar Selatan.
Sementara itu kabupaten dengan jumlah ogoh-ogoh paling sedikit adalah di Kabupaten Bangli dengan 372 ogoh-ogoh.

“Masyarakat diimbau mampu mengatur dirinya sendiri. Tidak minum-minuman keras dan menimbulkan pertikaian. Polisi dan pecalang akan bahu-membahu mengamankan giat pawai,” kata Hengky.

Berikut jumlah ogoh-ogoh di tiap kabupaten/kota di Bali.

1.Kota Denpasar: 1.121.

2. Kabupaten Badung: 532 .

3. Kabupaten Buleleng: 1.381.

4. Kabupaten Tabanan: 894.

5. Kabupaten Gianyar: 1.355.

6. Kabupaten Klungkung: 400.

7. Kabupaten Karangasem: 380.

8. Kabupaten Bangli: 372.

9. Kabupaten Jembrana: 645. (Tribun Bali)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : I Made Asdhiana
TAG: