Senin, 27 Maret 2017

Travel

TAG
  • #Bromo
  • #Ridho Rhoma
  • #Pramuka
  • #Adinda Thomas

Kapan Waktu Terbaik Menjajal Ombak Bono?

BARRY KUSUMA Ombak Bono di Sungai Kampar, Riau. Berselancar di sungai ini sangat menantang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika Anda pecinta kegiatan ekstrem, salah satu aktivitas yang patut dicoba ketika bertualang ke Riau adalah berselancar di ombak bono. Ombak ini sangat terkenal karena berlokasi di sungai, tepatnya Sungai Kampar.

Ombak Bono sendiri adalah fenomena ombak dengan tinggi mencapai lima meter yang terjadi di hilir Sungai Kampar, wilayah semenanjung Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Ombak Bono berbeda dengan ombak laut yang langsung terhempas di pantai. Bono Sungai Kampar mengalir ke arah hulu.

BACA: Mengenal Ombak Bono, Pengalaman Dikejar Tujuh Hantu Itu Takkan Terlupakan...

Ombak Bono bisa menggulung dengan jarak 30 kilometer tanpa putus. Di dekat sumber pasang laut, Bono dapat mencapai ketinggian lima meter dan semakin berkurang di pedalaman sungai.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk mencoba berselancar bono di Riau? Kepala Disparekaf Provinsi Riau, Fahmizal Usman mengatakan ombak bono bisa ditemukan sepanjang tahun.

“Pokoknya saat bulan purnama itu gelombangnya besar,” kata Fahmizal seusai jumpa pers Peluncuran Kalender Pariwisata Provinsi Riau di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (17/3/2017).

BACA: Wisman Australia Tertantang Menjajal Bono di Sungai Kampar

Ia mengatakan, dalam sebulan, ombak Bono hanya tak dapat ditemukan selama dua hari. Menurut Fahmizal, ombak Bono tak ada pada tanggal 8 dan 25.

Ombak Bono sendiri diminati oleh para peselancar dunia. Sebut saja peselancar Inggris Steve King, para peselancar Australia yakni James Cotton, Roger Gamble dan Zig Van Der Sluys. Mereka berempat atlet yang menorehkan rekor dunia berselancar terpanjang di bono Sungai Kampar.

Penulis: Wahyu Adityo Prodjo
Editor : Sri Anindiati Nursastri
TAG: