Senin, 27 Maret 2017

Travel

TAG
  • #Bromo
  • #Ridho Rhoma
  • #Pramuka
  • #Adinda Thomas

Musik Angklung dan Lukis Batik Pukau Penumpang Bandara Changi

DOK.KEMENPAR Mulai 10 Maret-2 April 2017, budaya Indonesia tampil dalam Wonderful Indonesia pada Discover Indonesia: an Indonesian-Themed Exhibition in Changi Airport yang digelar di Bandara Changi, Singapura.

SINGAPURA, KOMPAS.com – Mulai 10 Maret-2 April 2017, budaya Indonesia tampil dalam "Wonderful Indonesia pada Discover Indonesia: an Indonesian-Themed Exhibition in Changi Airport" yang digelar di Bandara Changi, Singapura.

Budaya Indonesia memberikan nuansa baru bagi bandara yang delapan kali berturut-turut menyandang sebagai bandara terbaik versi Skytrax tersebut.

"Bagi kita, juga untung. Bisa ikut promosi buat 15 juta wisatawannya Singapura setahun, dan para penumpang transit yang melewati Changi untuk beberapa jam saja," tutur Menteri Pariwisata, Arief Yahya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (20/3/2017).

Asdep Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah ASEAN, Rizki Handayani, mengatakan bahwa kegiatan yang digelar Kemenpar bekerjasama dengan KBRI Singapura dan Changi Airport Group (CAG) ini sudah berlangsung sejak 2014 lalu.

"Program di Changi ini menjual two country one destination, bukan hanya berjualan Changi atau Indonesia saja," kata dia.

BACA: Kembali, Wonderful Indonesia Juara di ITB Berlin

Pertunjukan yang ditampilkan meriah. Ada berbagai tarian nusantara, demo batik, karnaval, fashion show, dan musik sasando. Kemenpar juga mengadakan promosi suvenir dan kuliner, coffee corner, lukis batik, games, dan musik angklung.

Pengunjung tampak antusias sejak hari pertama digelar. Wisatawan yang hadir di bandara beramai-ramai melihat dan mencoba alat musik, salah satunya angklung. Anak-anak juga gemar melukis batik.

"Bagaimana cara memainkan alat musik ini. Bagus sekali suaranya. Boleh saya mencobanya," ungkap Bryan (45), penumpang transit dari Belanda.

Bryan yang datang ke lokasi Festival Wonderful Indonesia tampak terpukau oleh angklung. Dia tampak memperhatikan dengan seksama alat musik angklung. Bahkan dia juga membaca secara seksama keterangan tentang musik angklung. Sementara itu, anaknya asyik melukis didampingi pihak KBRI Singapura.

BACA: Bus Wonderful Indonesia Sedot Perhatian Warga Berlin

Ketertarikan serupa juga ditunjukkan Wang Weo (35), warga Singapura yang kebetulan sedang berbelanja di supermarket yang ada di Bandara Changi. Ketika masuk Terminal 3 Bandara Changi, ia bersama istri dan anaknya mampir ke lokasi Festival Wonderful Indonesia untuk melihat berbagai destinasi yang ditawarkan Kemenpar.

”Sangat menarik dan indah,” ujarnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berkat andil CAG Singapura.

CAG membangun lahan yang terdiri dari dua konsep yaitu Paviliun Indonesia dan Playground. Untuk paviliun Indonesia dengan luas 20mx20m dibangun dengan konsep arsitektur Rumah Joglo serta dilengkapi interior untuk display informasi mengenai Indonesia. Sementara itu, area Playground seluas 10mx30m digunakan untuk area games dengan background pemandangan Gunung Bromo.

Penulis: Sri Anindiati Nursastri
Editor : Sri Anindiati Nursastri