Liburan di Thailand, Wajib Coba Aneka Buah Ini - Kompas.com

Liburan di Thailand, Wajib Coba Aneka Buah Ini

Silvita Agmasari
Kompas.com - 10/04/2017, 21:17 WIB
KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Selain pomelo, ada juga beragam buah lainnya seperti mangga, nanas, dan durian yang dijual di Chiang Mai Night Market, Thailand, Kamis (22/9/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Thailand terkenal sebagai negara dengan industri agrikultur yang maju. Tak heran hasil bumi di Thailand cukup melimpah, termasuk buah-buahan Thailand yang terkenal berukuran besar dan bercita rasa manis.

Jika berkunjung ke Thailand, jangan lewatkan mencicipi buah-buahan khas negara tersebut. Meskipun mirip dengan buah-buahan di Indonesia, tetapi tetap ada perbedaan antara buah di Thailand dan Indonesia.

BACA: Buah dari Surga, Bagaimana Rasanya?

Umumnya buah-buahan khas Thailand juga lebih mudah didapatkan di daerah Thailand bagian selatan. Berikut adalah buah khas Thailand yang sayang dilewatkan jika berada di Thailand dikutip dari brosur "Fruits of Thailand" yang dirilis Department of Agricultural Extension :

1. Durian

Durian Bangkok terkenal hingga Indonesia. Durian ini terkenal oleh dagingnya yang tebal bewarna kuning keemasan, tekstur creamy, dan manisnya yang legit. Dalam bahasa Thailand, buah Durian disebut Thurian. Uniknya durian di Thailand berbuah sepanjang tahun. Puncak panen berada di bulan April sampai Agustus.

2. Aneka jambu

Sama seperti di Indonesia, jambu di Thailand terdiri dari beberapa jenis seperti jambu air, jambu klutuk, dan jambu bol. Semua jambu di Thailand memiliki tingkat kemanisan yang tinggi, hanya berbeda tekstur.

Jambu klutuk bertekstur lebih garing, jambu bol lebih lembek, dan jambu air memiliki tekstur garing namun berair. Jambu bol menjadi rekomendasi KompasTravel karena di Indonesia agak sulit ditemui dan memiliki wangi yang khas. Sama seperti durian, masa panen Jambu di Thailand adalah sepanjang tahun.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Pomelo alias jeruk Bali yang dijual di Chiang Mai Night Market, Thailand, Kamis (22/9/2016).

3. Asam jawa manis

Disebut pula tamarin atau dalam bahasa Thailand disebut ma kham wan. Kulitnya garing dengan isian lembek. Di Indonesia, asam jawa lebih banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur. Sementara di Thailand, asam jawa langsung disantap.

Rasanya manis dengan sedikit rasa asam dan memiliki tekstur lembek, seperti sedang makan permen. Asam jawa di Thailand panen pada akhir Desember sampai Februari.

4. Mangga

Mangga atau dalam bahasa Thailand disebut Mamuang biasanya disantap dengan ketan yang disiram santan atau susu saat. Hidangan manis tersebut disebut mango sticky rice. Berbeda dengan mangga di Indonesia, mangga di Thailand memiliki daging dengan tekstur lebih lembut dan kulit yang sama kuning dengan dagingnya. Mangga di Thailand berbuah sepanjang tahun tetapi puncaknya di bulan Maret dan Mei.

5. Jeruk bali

Di Thailand jeruk bali disebut dengan nama som-o. Warna daging som-o tak semerah jeruk bali, agak lebih kuning atau oranye. Rasanya juga tak seasam rasa jeruk bali. Umumnya daging som-o dijual per pak dalam bungkus sterofoam. Sama seperti Mangga, som-o panen sepanjang tahun dengan puncak panen bulan Maret dan Mei.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisSilvita Agmasari
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM