Mau Jalan-jalan ke Belanda? Simak Tips Ini - Kompas.com

Mau Jalan-jalan ke Belanda? Simak Tips Ini

Kompas.com - 17/04/2017, 08:56 WIB
ARYA DARU PANGAYUNAN Suasana kota tua Leeuwarden, di Belanda.

KOMPAS.com - Setelah berada di Belanda selama enam minggu dan menyempatkan traveling di setiap akhir pekan, Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kemenlu RI berbagi tips soal traveling di Belanda kepada pembaca KompasTravel.

Semoga dapat membantu anda yang berniat untuk berwisata ke Belanda. Berikut beberapa tips berdasarkan pengalaman penulis.

1. Bahasa

Hampir semua orang di Belanda dapat berbahasa Inggris dan mereka sangat senang membantu sehingga tidak perlu khawatir soal komunikasi.

ARYA DARU PANGAYUNAN Kanal-kanal di Leeuwarden, Belanda.
Namun, akan sangat baik jika kita dapat mengucapkan beberapa kata dasar Bahasa Belanda seperti dank "u wel" (terima kasih banyak), "goede morgen/middag/avond" (selama pagi/siang/sore), "astublieft" (silakan), dan "tot ziens" (sampai jumpa). Mereka akan sangat mengapresiasinya.

2. Uang Tunai

Belanda menggunakan mata uang Euro. Selain di bandara dan kota besar seperti Amsterdam, tidak terlalu mudah mendapati money changer, sehingga saya sarankan anda sudah memiliki mata uang Euro ketika sampai di Belanda.

ARYA DARU PANGAYUNAN Saloon Boat melintasi Kanal di Giethoorn, Belanda.
Besaran pecahan sebaiknya tidak lebih dari 50 Euro karena banyak sekali toko atau restoran yang menolak pembayaran dengan pecahan 100 Euro.

(BACA: Belanda Tak Hanya Kincir Angin, Ada Pantai Scheveningen)

Saya sarankan untuk selalu menyimpan uang koin selama anda bepergian di Belanda karena banyak hal yang pembayarannya memerlukan koin, di antaranya adalah vending machine, locker penitipan koper di stasiun, mesin top up kartu transportasi, dan sebagainya.

Selain itu, tempat umum seperti stasiun kereta, beberapa pusat perbelanjaan, bahkan restoran makanan cepat saji mengharuskan anda membayar 50 sen untuk menggunakan kamar kecil.

3. Kartu Kredit

Banyak hal di Belanda yang pembayarannya harus menggunakan kartu kredit, seperti online booking untuk pemesanan tiket pesawat, tiket bus, tiket tur, tiket pertandingan sepakbola, menyewa mobil, dan sebagainya.

ARYA DARU PANGAYUNAN Shopping Avenue di kota tua Amersfoort, Belanda.
Banyak juga kasir pusat perbelanjaan yang tidak menerima uang tunai sehingga kartu kredit menjadi sangat penting dan membantu walau tidak wajib dimiliki.

(BACA: Menjelajah Kota Tua Amersfoort di Belanda)

Saya sarankan kartu kredit yang digunakan memiliki logo Visa atau Mastercard yang dapat diterima hampir di semua outlet di Belanda.

4. Komunikasi

Untuk dapat dengan mudah berkomunikasi di Belanda, anda dapat membeli kartu prabayar setempat.

Saya sarankan untuk membeli kartu tersebut di counter resmi operator seluler, karena jika membeli di mini market atau cigarette store bisa saja harganya dinaikkan dan mereka seringkali meminta anda membayar jasa tambahan hanya untuk aktivasi kartu.

ARYA DARU PANGAYUNAN Sky View De Pier di Pantai Scheveningen, Den Haag, Belanda.
Paket data memang harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan Indonesia dengan harga rata-rata 10 Euro per 1 Gigabyte.

Namun saya sarankan untuk tetap membelinya karena sangat dibutuhkan ketika traveling, terutama untuk melihat peta, membuka aplikasi transportasi, dan yang pasti untuk update media sosial.

Sulit jika hanya mengandalkan wifi, karena tidak semua tempat umum di Belanda menyediakan wifi gratis.

ARYA DARU PANGAYUNAN Metro di Stasiun Den Haag Central, Belanda.
5. Transportasi

Sistem transportasi umum di Belanda sangat baik di mana bus, kereta api, trem, dan metronya sangat tepat waktu dan terintegrasi.

Untuk melihat jadwal transportasi umum, dapat mengunduh aplikasi transportasi "9292" yang dapat membantu kita mencapai ke tempat tujuan.

Aplikasi tersebut mampu memperlihatkan moda transportasi atau jalur berapa yang dapat digunakan, rute, waktu ketibaan, bahkan nomor platform kereta dan bus.

ARYA DARU PANGAYUNAN Aplikasi 9292 membantu wisatawan traveling di Belanda.
Saya sangat terbantu oleh aplikasi tersebut karena keakuratannya.

Agar mudah menggunakan transportasi umum di Belanda, pastikan anda memiliki "ov-chipkaart", kartu transportasi yang dapat dibeli di stasiun kereta api atau terminal bus di Belanda.

Dengan kartu ini kita dapat menggunakan berbagai moda transportasi umum di seluruh Belanda, seperti bus, trem, metro, hingga kereta dengan sistem tap-in, tap-out.

Jangan sampai kita lupa tap-in karena seringkali ada pemeriksaan random. Jika ketahuan tidak melakukan tap-in dapat terkena denda yang cukup besar.

ARYA DARU PANGAYUNAN Ov-chipkaart, kartu transportasi yang dapat dibeli di stasiun kereta api atau terminal bus di Belanda.
Taksi juga mudah didapat di kota mana pun di Belanda, biasanya selalu tersedia di pusat-pusat kota, stasiun kereta, dan bandara.

Namun saya tidak menyarankan untuk menggunakannya jika tidak terpaksa karena tarifnya yang sangat mahal karena rata-rata menggunakan armada yang premium seperti Mercedes Benz E-Class.

6. Makanan

Jika anda rindu akan masakan Indonesia, restoran Indonesia sangat mudah dijumpai di kota-kota besar di Belanda.

ARYA DARU PANGAYUNAN Memakan ikan haring di Belanda, dengan memegang ekornya.
Tapi karena sudah jauh-jauh ke Belanda, saya sarankan mencoba makanan khas setempat, di antaranya yang mudah dijumpai adalah panekuk, pofertjes, kroket, dan ikan haring.

Jika anda mencari makanan halal di Belanda, paling aman adalah membeli makanan di restoran kebab di mana penjualnya rata-rata Muslim yang berasal dari Timur Tengah.

EditorI Made Asdhiana

Komentar