TKI, Duta Baru Budaya - Kompas.com

TKI, Duta Baru Budaya

Kompas.com - 20/04/2017, 17:04 WIB
KOMPAS/ANGGER PUTRANTO Kesenian jaranan buto khas Banyuwangi tampil juga pada hari Jumat (10/3/2017) dalam My Balloon Fiesta di Desa Park City, Kuala Lumpur, Malaysia.

Nadela senang bergabung di Sanggar Tirta Wangi karena bisa melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia. Tak hanya itu saja, ia juga bisa menambah uang saku untuk hidup di negara tetangga.

Selama ini dalam sebulan, Nadela mendapat upah dari pabrik tempatnya bekerja sebesar 1.000 ringgit Malaysia (RM). Uang tersebut sepenuhnya ia kirim untuk keluarganya di Indonesia. Untuk hidup di Malaysia, Nadela mengandalkan uang lembur 7 RM per jam. Dalam sebulan, ia bisa lembur hingga 80 jam.

”Dari sanggar, saya bisa mendapatkan uang tambahan. Sekali tampil, saya bisa mendapat 100 RM,” katanya. Apabila dirupiahkan, upah menari sebesar 100 RM tersebut setara dengan Rp 300.000 atau bisa digunakan untuk makan selama lima hari.

Dalam Promosi Wisata Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata di Malaysia, Nadela berkesempatan membawakan tarian asal Minang. Bagi Nadela, tampil membawakan tarian daerah asalnya di hadapan publik Malaysia merupakan sebuah kebanggaan tersendiri.

”Saya senang bisa tampil. Selain menyalurkan hobi menari sejak di sekolah dasar, saya bangga bisa memamerkan kebudayaan tradisional Indonesia di hadapan orang-orang Malaysia,” ujarnya.

Page:
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X