Cirebon Sultana, Oleh-oleh Kekinian Milik Indra Bekti - Kompas.com

Cirebon Sultana, Oleh-oleh Kekinian Milik Indra Bekti

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 17/05/2017, 19:10 WIB
KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Salah satu varian rasa Cirebon Sultana yakni Double Chocolate.

 

CIREBON, KOMPAS.com - Saat menyambangi Kota Cirebon, tak afdhol rasanya jika tidak mencicip kuliner khasnya seperti nasi lengko, tahu gejrot, dan empal gentong. Cirebon juga punya aneka jenis buah tangan yang cocok untuk dibawa pulang.

Kota yang memiliki Keraton Kasunanan ini kini memiliki kue "kekinian" yang bisa jadi opsi buah tangan Anda. Setelah sebelumnya ada Petis Udang dan Kerupuk Udang, kini Anda bisa membawa Cirebon Sultana, pastry aneka rasa yang dikemas cukup modern.

"Kita bukan lebih ke makanan khas, tapi menjawab oleh-oleh kekinian apa sih yang bisa dibawa dari Cirebon? Tahan cukup lama dan bisa dibawa ke luar kota juga," ujar Yudha selaku Marketing Cirebon Sultana, saat gerainya dikunjungi KompasTravel, Minggu (14/5/2017).

KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Dua varian dari Cirebon Sultana, ada choco banana dan blueberry. Kedai ini produksi sampai tiga kali dalam satu hari, selain karena menyajikan fresh from the oven, juga memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

Kedai milik Indra Bekti ini eksis di Cirebon mulai 28 Maret 2017, dengan nama yang menggambarkan kota yang memiliki Kraton Kasunanan, Cirebon Sultana. Uniknya, meski kerap ramai di media sosial Instagram, kedainya tidak melayani pembelian online. Pembeli harus datang langsung ke tempat.

"Karena kita coba komitmen sama tagline kita, 'kapan main ke Cirebon'. Jadi salah satu tujuan kita juga membantu pariwisata. Jadi buat yang mau Cirebon Sultana harus main-main dulu ke Cirebon," ungkapnya.

BACA: Oleh-oleh Bogor Kekinian, Bogor Raincake Kreasi Shireen Sungkar

Pastry atau kue yang disajikan di Cirebon Sultana berupa lapisan bolu padat yang berlapis topping dan dibalut croissant. Anda bisa mencoba lima varian rasa yakni double choco, choco banana, mango, cheese, dan blueberry.

KompasTravel sempat mencoba varian double choco yang juga menjadi salah satu favorit pembeli. Lapisan croissant terlihat begitu mengembang di luar, sedangakan dalamnya ada bolu coklat padat, dengan lapisan raisin dan selai cokelat di atasnya.

Walaupun termasuk pendatang baru, Cirebon Sultana selalu habis. Bahkan dapurnya memproduksi hingga tiga kali sehari. Untuk mendapatkannya, Anda harus datang di waktu yang tepat. Gerai ini produksi tiap pukul 10.00, 14.00, dan 19.00 WIB.

"Kita langsung produksi di sini, sampe tiga ronde, karena ingin menyajikan yang fresh. Tapi biasanya setelah satu-dua jam langsung habis, ratusan dalam satu hari," imbuh Yudha.

Gerai Cirebon Sultana berlokasi di Jalan Kartini No 5, Kota Cirebon, Jawa Barat. Untuk yang mau membawa pulang, pastry ini tahan hingga lima hari dalam lemari pendingin dan tiga hari dalam suhu ruangan. Berimat mencoba? Satu buah Cirebon Sultana dijual Rp 55.000.

PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM