"Ini Yan's House, Rumahnya Pak Wayan..." - Kompas.com

"Ini Yan's House, Rumahnya Pak Wayan..."

I Made Asdhiana
Kompas.com - 20/05/2017, 15:07 WIB
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Yans House Hotel Bali di Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).

KUTA, KOMPAS.com - Sebagai daerah wisata, Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali disesaki bangunan hotel, restoran dan toko-toko penjual suvenir.

Kawasan tersebut selalu dipadati lalu lalang wisatawan, baik dalam dan luar negeri untuk berlibur, mereguk keindahan Pulau dewata.

Sambil menyusuri Jalan Kartika Tuban menuju arah pantai, ada satu bangunan unik yang pasti mencuri perhatian Anda. Apa itu? Gedung Yan's House Hotel Bali.

Bangunan empat lantai berwarna biru terlihat mencolok dibandingkan gedung-gedung disampingnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Yans House Hotel Bali di Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).
Bangunan bergaya Victorian itu memaksa siapa pun yang melewatinya untuk menoleh dan mengamati dengan seksama apa yang ada di balik bangunan tersebut.

Gaya Victorian merupakan konsep atau desain bangunan dan furnitur yang mulai berkembang di Inggris sekitar tahun 1830. Dinamakan gaya Victorian karena pada masa itu Inggris berada di bawah pemerintahan Ratu Victoria.

Desain gaya Victorian dinilai memiliki nilai seni dan keunikan tersendiri. Seperti bangunan Yan's House dengan jendela lebar berwarna biru memberi nuansa sejuk bagi yang memandangnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kolam renang di Yans House Hotel Bali, Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).
"Dulunya di tempat ini, tahun 1970-an berdiri sebuah bungalow dengan 4 kamar sederhana. Kini bangunan itu sudah berubah dan berganti menjadi Yan's House," kata I Kadek Agus Sudira SST, Par., CEO sekaligus pemilik Yan's House Hotel Bali saat bincang-bincang dalam jumpa pers di Kuta, Rabu (17/5/2017).

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA I Kadek Agus Sudira, CEO sekaligus pemilik Yans House Hotel Bali.
Agus menuturkan, sebagaimana masyarakat Bali yang ramah, Yan' House menawarkan sebuah tempat menginap untuk wisatawan saat berlibur di Bali.

"Fasilitas seperti hotel, cuma kami beda bentuk bangunan. Bangunan kami bergaya Victorian untuk memberikan suasana nyaman kepada tamu," katanya.

Sambil berbincang-bincang, para media dan blogger yang hadir diajak menikmati sajian khas yang dibuat oleh para juru masak di Code Grafiti Restaurant yang ada di Yan's House.

Di meja tersaji chicken cauliflower lycee dan chicken base genep. Chicken base genep merupakan ayam yang diberi bumbu khas Bali (base genep alias bumbu lengkap). Tak lupa minuman yang disajikan adalah juice kedondong atau juice jeruk kintamani. Hmmm...

Agus melanjutkan, dulunya tanah ini milik bapaknya yang bernama Wayan Mertha dengan mendirikan bungalow dengan 4 kamar.

"Sekarang bapak saya merasa capek mengurus bisnis dan saya terpacu dan tertantang untuk melanjutkan bisnis keluarga ini. Dari Yan's Beach Bungalow lantas berganti nama menjadi Yan's House atau rumahnya Pak Wayan," kata Agus.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kamar tipe Homeland di Yans House Hotel Bali, Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).
Menurut Agus, Yan's House menawarkan keunikan dan keistimewaan dalam bisnis perhotelan. Seperti semangat yang diwariskan oleh gaya Victorian adalah bangunan klasik, pelayanan seperti keluarga, dan diwariskan turun temurun.

Agus menganggap tamu adalah layaknya sebagai keluarga. "Kami melayani tamu tak ubahnya seperti menyambut keluarga yang datang. Rasa ikhlas untuk memberikan yang terbaik adalah dasar bagi kami untuk menghadirkan pelayanan berkualitas kepada setiap tamu yang menginap," paparnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kamar tipe Homeland di Yans House Hotel Bali, Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).
"Saya selalu menekankan kepada karyawan untuk menyambut tamu seperti keluarga. Itulah hospitality dan harus dipertahankan. Dengan mendapatkan kehangatan dan keramahan ala keluarga khas Bali di hotel ini, kami yakin tamu akan mendapatkan pengalaman liburan yang menyenangkan di Bali dan tak akan terlupakan," sambung Agus.

Kelebihan Yan's House adalah memberikan pilihan kepada tamu untuk memilih kamar bergaya Victorian yang ingin ditempati sesuai selera
 
Agus memaparkan, Yan's House menawarkan kamar dengan tipe deluxe, premier, quadruple, family room dan grand victorian.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Chicken cauliflower lycee di Yans House Hotel Bali, Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).
Adapun konsep kamar yang dimiliki ada 11 konsep yakni: chill out, the sweet breeze, homey wonderland, the victorian, homeland, bachelor's pad, vintage groove, ecletic living, laid back, serenity dan the love nest.

"Tamu bisa memilih kamar sesuai dengan karakter. Ada kamar dengan suasana yang modern sekaligus maskulin, santai, vintage dan romantis atau konsep victorian yang anggun," kata Agus.

Khusus untuk kamar Victorian, lanjut Agus, dilengkapi dengan gueridon service yaitu layanan penyajian hidangan di dalam kamar. Namun pada Rabu (17/5/2017), kamar Victorian belum bisa ditempati tamu karena gueridon service dalam persiapan.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Chicken base genep di Yans House Hotel Bali, Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).
KompasTravel mendapatkan kamar Homeland. Kamarnya menghadap kolam renang yang bisa dilihat melalui kaca-kaca jendela warna biru. Tarifnya Rp 940.170 per malam. Fasilitas yang ada: wifi, AC, shower, televisi.

Keunikan kamar ini adalah lantainya dilapisi rumput buatan. Tamu bukan menginjak ubin melainkan menjejakkan kaki di rumput.

"Menginap di kamar ini, tamu seakan-akan diajak menginap di salah satu kawasan peternakan di Eropa," kata Agus.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Yans House Hotel Bali di Jalan Kartika Tuban Kuta, Bali, Rabu (17/5/2017).
Sebagaimana hotel lainnya, Yan's House juga memiliki kolam renang dan ruang pertemuan. Sarapan atau breakfast di Yan' House, tamu tak mendapatkan hidangan prasmanan, namun bisa memesan khusus makanan yang diinginkan sesuai menu yang ditawarkan.

Kelebihan lain Yan's House adalah keberadaan restoran Code Grafiti yang siap menyajikan hidangan khas untuk tamu yang menginap sembari menikmati kawasan Kuta, pusat keramaian wisatawan di Bali.

PenulisI Made Asdhiana
EditorI Made Asdhiana

Close Ads X