Menpar: Krisis Diplomatik Qatar, Wisman Timteng ke Indonesia Berkurang - Kompas.com

Menpar: Krisis Diplomatik Qatar, Wisman Timteng ke Indonesia Berkurang

Wahyu Adityo Prodjo
Kompas.com - 07/06/2017, 03:05 WIB
AFP/FREDERIC J. BROWN Pesawat milik Qatar Airways saat akan mendarat di Los Angeles, Amerika Serikat.
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai berhentinya penerbangan Qatar Airways dari beberapa negara Timur Tengah akan mengurangi jumlah wisatawan asal negara-negara Timur Tengah ke Indonesia. Adapun empat negara yang menghentikan penerbangan ke Qatar adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UAE), Mesir, dan Bahrain.
 
"Karena konektivitas (transportasi) udara dari empat negara tersebut ditutup sejak awal Juni 2017 dan dengan diasumsikan 2017 tanpa pertumbuhan, maka estimasi kehilangan pax (wisman) akibat pemutusan hubungan kenegaraan dengan Qatar adalah = 7/12 × 70.000 = 41.000 wisman," kata Arief lewat pesan singkat kepada KompasTravel, Selasa (6/6/2017).
 
Arief mengatakan perhitungan pengurangan tersebut menggunakan data tahun 2016. Empat negara tersebut merupakan negara-negara penyumbang wisatawan mancanegara dari Timur Tengah ke Indonesia.
 
"Dengan memakai data tahun 2016, dihitung jumlah pax (wisatawan) dari originasi Arab Saudi, UAE, Egypt dan Bahrain tersebut ke destinasi Indonesia dengan memakai penerbangan Qatar Airways (QR) =100.000 pax," jelasnya.
 
Menurutnya, rasio wisatawan dari jumlah empat negara yang menggunakan Qatar adalah 70 persen atau setara 70.000 wisman. Jumlah tersebut termasuk tenaga kerja Indonesia yang mudik ke Indonesia.
 
"Kalau setahun penuh berarti 70.000 (yang hilang), sedangkan jumlah total wisman Timur Tengah adalah 240.000," ujarnya.
 
Kehilangan sejumlah wisatawan asal Timur Tengah tersebut adalah kehilangan kapasitas bangku pesawat seandainya tak terbang ke Indonesia. Menurutnya, wisman tersebut akan mencari solusi penerbangan ke Indonesia.
 
Maskapai Qatar Airways pada Senin (5/6/2016) menghentikan semua penerbangan ke Arab Saudi menyusul krisis diplomatik di kawasan Teluk.

Langkah ini diambil beberapa jam setelah Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar yang dituduh mendukung ekstremisme.

Pemutusan hubungan diplomatik diikuti penghentian jadwal penerbangan sejumlah maskapai negara-negara Teluk ke Qatar.

Qatar Airways melayani penerbangan ke sembilan kota di Arab Saudi. Qatar Airways sendiri melayani penerbangan ke dua kota di Indonesia yaitu Jakarta dan Bali.
 
Sebelumnya, maskapai penerbangan Uni Emirat Arab (UEA), Etihad Airways, menangguhkan semua penerbangan dari dan ke Doha, Qatar, sejak Selasa (6/6/2017) pagi.

************************

Ingin mencoba wisata cruise gratis Singapura - Malaka - Singapura? Caranya gampang, ikuti kuis dari Omega Hotel Management di sini. Selamat mencoba!

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisWahyu Adityo Prodjo
EditorSri Anindiati Nursastri

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM