Pertama Kali ke Bintan? Ini Tiga Destinasi yang Wajib Dikunjungi - Kompas.com

Pertama Kali ke Bintan? Ini Tiga Destinasi yang Wajib Dikunjungi

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 13/07/2017, 13:12 WIB
Pantai Trikora di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.BARRY KUSUMA Pantai Trikora di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pulau Bintan, merupakan salah satu unggulan dari pariwisata Provinsi Kepulauan Riau. Setiap tahunnya ribuan wisatawan mancanegara datang untuk menghadiri acara-acara rutin termasuk wisata olahraga (sport tourism).

Pulau ini memang begitu terkenal dengan perlombaan olahraga di tengah panorama wisatanya. Bintan menyimpan pantai, perbukitan, dan lanskap menarik lainnya bagi wisatawan.

Bagi Anda yang pertama kali ke sana, Bintan punya ragam wisata unggulan yang bisa dicoba saat pertama kali datang.

"Bintan punya alam yang cukup lengkap buat wisatawan, ada bukit pantai pegunungan, dan lain-lain," ujar Lucky, Kepala Dinas Pariwisata Bintan, saat konferensi pers Ironman 70.3 Bintan, di Cruble Crew SCBD, Rabu (12/7/2017).

Ia pun merekomendasikan tiga destinasi unggulan bagi wisatawan yang baru mengunjungi Bintan.

1. Pantai Lagoi

Pantai ini masuk ke dalam, Kawasan Wisata Terpadu Lagoi yang baru diresmikan pada Mei 2015. Di kawasan ini terdapat resort, resto dan wahana liburan lain.

Namun yang akan menyita perhatian, ialah keindahan pantai dengan hamparan pasir pantai yang landai dan luas di sini.

Peserta Bintan Triathlon 2015 di Lagoi, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015), dilepas oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Peserta Bintan Triathlon 2015 di Lagoi, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015), dilepas oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Terdapat banyak aktivitas yang dapat dilakukan di sana seperti menikmati pemandangan laut China Selatan. Bagi pecinta olahraga air, Anda juga bisa menikmati kegiatan olahraga dari yang ringan hingga ekstrem. Seperti penyewaan jetski, banana boat, kayaking dan sebagainya.

Wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai ini dapat menempuh perjalanan sekitar satu jam dari arah Tanjung Pinang dan 30 menit dari Pelabuhan Tanjung Uban.

2. Pantai Trikora

Pantai ini berada di bagian Timur Pulau Bintan. Pantai ini terkenal karena keindahannya yang memanjakan wisatawan. Dengan airnya yang jernih dan dangkal serta dilengkapi fasilitas penunjang yang cukup lengkap.

Pantai Trikora dibagi menjadi kawasan resor dan kawasan umum. Untuk memasuki kawasan resor, Anda harus check-in terlebih dahulu di resor-resor mewah yang terdapat di sana. Sedangkan untuk kawasan umum, Anda cukup menyewa pondok-pondok kayu yang berkapasitas 8-10 orang.

Pantai Trikora di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.BARRY KUSUMA Pantai Trikora di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
Agar lebih bisa menikmati pantai ini, Anda bisa menyewa pelampung, alat pancing, hingga alat snorkeling. Beberapa hotel di sana juga menyediakan paket tur menelusuri pulau tak berpenghuni, menyelam, dan permainan pantai seperti banana boat, kano, bermain layang-layang dan masih banyak lagi.

3. Bukit Pasir Busung

Lokasi ini merupakan bekas penambangan bauksit, yang aktif bahkan hingga ekspor. Setelah penambangan dihentikan, panoramanya mengundang decak kagum netizen di Instagram.

Waktu terbaik ke sini ialah saat sore hari, di mana cuaca tidak terlalu terik dan pemandangan matahari tenggelamnya begitu indah.

Keindahan yang diberikan Bukit Pasir ini adalah relief yang dibentuk dari bekas tambang tersebut. Seolah-olah seperti di padang pasir yang luas.

Selain berfoto, Anda bisa bermain diantara gundukan pasir ini. Sayangnya belum ada atraksi wisata yang dikelola seperti gumuk pasir di Yogyakarta, misalnya.

Bukit Pasir Busung berada di Desa Busung, jalan lintas Tanjungpinang-Bintan. Lokasinya tidak sulit karena berada persis di pinggir jalan. Dari Kota Tanjung Pinang kurang lebih 47 kilometer atau sekitar 40-60 menit.

PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X