Nicholas Saputra dan "Traveling" - Kompas.com

Nicholas Saputra dan "Traveling"

Silvita Agmasari
Kompas.com - 14/07/2017, 16:04 WIB
Nicholas Saputra diabadikan saat dijumpai di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (12/6/2017).KOMPAS.com/SINTIA ASTARINA Nicholas Saputra diabadikan saat dijumpai di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (12/6/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gemar traveling menjadikan akun media sosial aktor Nicholas Saputra dipenuhi foto perjalanannya. Sama sekali tak ada swafoto pada akun Instagramnya. Alih-alih swafoto, Nicholas memilih memotret pemandangan alam atau arsitektur dengan sudut yang menarik.

"Rasa penasaran saya tinggi, jadi kalau baca sesuatu terlihat satu image itu saya ingin tahu lebih banyak. Traveling itu bisa sedikit banyak menjawab pertanyaan saya, memberi pengalaman," kata Nicholas saat ditemui saat jumpa pers Nihi Sumba Island, Rabu (12/7/2017).

Aktor yang terkenal lewat peran Rangga di film "Ada Apa dengan Cinta?" itu sempat kesulitan saat ditanya lokasi wisata lokal favorit. Namun ia mengaku sering bepergian ke Taman Nasional Komodo, Sumba, Aceh, dan Papua.

"Saya tipe pejalan yang versatile, bisa berubah tergantung tujuan. Kadang ada yang destinasinya menyelam kayak (TN) Komodo, kadang juga cultural kayak Sumba," kata Nicholas.

BACA: Nihi Sumba Island Kembali Sabet Gelar Hotel Terbaik di Dunia

Saat ditanya bawaan wajib saat traveling, jawaban Nicholas ternyata cukup unik. Ia tak menjawab barang melainkan sikap yang menghormati dan perilaku yang baik.

"Pertama nomor satu respect, respect dan toleransi. Kalau kita punya attitude itu ke mana-mana akan mudah beradaptasi," ujar Nicholas.

Terakhir Nicholas sempat mengungkapkan keinginannya untuk berkunjug ke Ternate di Maluku Utara dan kembali lagi ke Sumba tepatnya ke Nihi Sumba Island, hotel terbaik di dunia versi majalah Travel+Leisure. Belum lama ini ia ditunjuk sebagai Brand Ambassador mewakili Nihi Sumba Island di Sumba Barat.

"Nihi Sumba Island salah satu contoh yg menurut saya paling baik, antara alam, akomodasi atau dari hotel dan masyarakat setempat, karena menurut saya ini kolaborasi yang sangat patut dicontoh oleh yang lain saya rasa. Karena tidak hanya mengundang sebanyak-banyaknya orang datang, tetapi bagaimana bisa memberikan sesuatu pada masyarakat lokal, memproteksi alamnya dan memberikan experience yang luar biasa kepada tamu yang datang," sebut Nicholas.

PenulisSilvita Agmasari
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X