Tips "Traveling" dari YouTuber untuk Keluarga Muda Indonesia - Kompas.com

Tips "Traveling" dari YouTuber untuk Keluarga Muda Indonesia

Fidel Ali
Kompas.com - 28/07/2017, 22:03 WIB
Ilustrasi keluargashutterstock Ilustrasi keluarga

OSAKA, KOMPAS.com - Jalan-jalan atau traveling bersama keluarga menjadi kebutuhan primer bagi keluarga perkotaan. Cara melepas kepenatan dan rutinitas ini dirasa ampuh untuk badan dan pikiran agar dapat kembali segar.

Hal itu yang tidak dilupakan oleh blogger sekaligus YouTuber, Andra Alodita. Bersama suaminya Abenk Alter dan anaknya Aura (2), mereka dengan tegas menyatakan family traveling itu wajib.

"Setidaknya kita setahun minimal dua kali. Biasanya kami bisa tiga bulan sekali jalan-jalan," kata Alo saat bertemu Kompas.com bersama Dwidaya Tour menjajal Universal Studios Japan di Osaka, Jepang.

Ditambahkan Alo, orangtua juga butuh traveling untuk memperkaya diri.

"Dulu sebelum menikah dan ada Aura, kita kerja untuk bisa traveling. Sekarang beda, traveling untuk membekali diri, ketemu orang baru, ada cerita baru, enggak stuck di satu tempat, memperkaya diri, jadi tau banyak hal. Lebih ke mind aja," cerita Alo.

Alo menerangkan, jalan-jalan bersama keluarga tidak harus ke tempat-tempat yang jauh atau ke luar negeri. Di daerah yang dekat pun dapat menjadi destinasi.

"Yang penting cari suasana baru saja," ucapnya.

Meski begitu, Alo yang dikenal sebagai blogger kecantikan ini mengingatkan agar jangan terlalu banyak berekspektasi ketika merencanakan liburan. Ia menilai liburan seharusnya menjadi pengalaman baru.

"Kalau terlalu berekspektasi bisa kecewa, kita minded-nya go with the flow aja. Karena ekspektasi enggak tinggi kita dapatnya bisa fresh banget. Harus benar-benar dikosongin kepalanya, pas pulang enak banget seneng," cerita Alo.

Sependapat dengan istrinya, Abenk menilai jalan-jalan bersama keluarga dibutuhkan untuk mengimbangi beban kerja yang lumayan padat. Ia menyebut liburan menjadi sangat penting saat seseorang atau keluarga butuh refreshment atau suasana segar.

"Ketika kita sudah numpuk sama pekerjaan, di situ lah kita butuh penyegaran. Bawa keluarga jalan-jalan," ujar Abenk.

Baca: Melepas Penat dengan "Traveling"

Lalu bagaimana dengan anak?

Abenk menceritakan, saat mereka traveling, biasanya mencari informasi terlebih dahulu tentang lokasi yang dituju. Bisa dari internet atau pertemanan.

"Kalo bawa anak, harus cari tempat-tempat yang child friendly, parents friendly. Karena kadang ortu lupa sama anak kecil karena bawaannya berasa masih muda," kata Abenk

Dia juga mengingatkan, akses dan transportasi bagi orangtua dan anak harus nyaman.

Terkait akses, alasan ini pula yang menurut Abenk perlu jadi perhatian.

"Enggak bisa terlalu outdoor, masih harus ada nuansa urbannya, karena secara transportasi lebih ideal. Kayak hiking seperti itu kita belum bisa. Prefer ke kota, kecuali ada kota-kota yang outdoor activity. Seperti Jepang ini, karena akses gampang bisa ke outdoor juga," cerita Abenk.

Terkait anak, Alo lebih mengingatkan soal kebutuhan si buah hati saat traveling bersama.

"Harus bawa segala macam bekal untuk anak, obat-obatan, susu," ucap Alo.

Alo juga menyebut orangtua harus tahu di mana rumah sakit terdekat, hotel dan basic needs yang sewaktu-waktu butuh akses cepat saat traveling.

Bicara biaya traveling

Soal biaya, orangtua muda perkotaan ini menekankan perlunya pos untuk traveling dalam anggaran keluarga.

"Pos tabungan harus disiapkan, setiap bulan di keluarga kami menyiapkan dana berlibur. Tujuannya kan beda-beda, ada yang lokal ada yang jauh seperti ke luar negeri," saran Alo.

Baca juga: Tips Jitu Menabung untuk Traveling

PenulisFidel Ali
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar