Galyco, Ketika Es Kopi Gayo Bercampur Manisnya Leci - Kompas.com

Galyco, Ketika Es Kopi Gayo Bercampur Manisnya Leci

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 08/08/2017, 14:02 WIB
Coffee Glyco di Coffee Shop No 27, Jogjakarta, Minggu (6/8/2017).KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL Coffee Glyco di Coffee Shop No 27, Jogjakarta, Minggu (6/8/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Para penikmat kopi manual brew tentunya sudah tidak asing lagi dengan ragam kopi Nusantara seperti Aceh Gayo, Bali Kintamani, Toraja, dan yang lainnya. Namun, bagi Anda yang belum biasa, akan merasa aneh dengan rasa pahit dan asam yang menyerang lidah.

Di Yogyakarta, ada satu coffee shop yang menawarkan hidangan kopi yang ramah untuk pemula. Hidangan ini juga menjadi ciri khas sekaligus favorit di kafe yang sedang ramai digandrungi muda-mudi Yogyakarta tersebut.

Nama kafe tersebut adlah Kedai Coffee No. 27. Bagi yang beralih dari kopi instan ke kopi manual brew, Anda bisa mencoba Galyco. Galyco diracik dari biji kopi gayo dari Aceh. Uniknya, kopi jenis ini memiliki rasa leci.

"Galyco itu manual brew, tapi lebih light dan lebih segar jadi cocok buat orang yang baru belajar minum kopi manual. Karena sama seperti ice lychee tea tapi jadi ice lyche coffee," ujar Kathrina (28) pemilik Kedai Coffee No. 27 kepada KompasTravel di kedainya, Minggu (7/8/2017).

BACA: Saya Bangga Jadi Barista Kopi di Indonesia

Ia menceriktakan racikan Galyco ditemukan oleh salah satu barista yang kini menekuni kebun kopi.

Didampingi seorang barista, KompasTravel sempat mencoba membuatnya. Bubuk kopi diseduh di atas saringan (pouring). Air ekstraksi kopi tersebut menetes kedalam gelas yang berisi es batu dan leci. Keduanya tersiram panasnya kopi, sehinga cita rasanya bercampur.

Suasana di Coffee Shop No 27, Jogjakarta, Minggu (6/8/2017).KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOB Suasana di Coffee Shop No 27, Jogjakarta, Minggu (6/8/2017).
Jenis kopi gayo sendiri dipilih karena menurut Kathrina menjadi yang paling segar jika disajikan dengan leci dan es. Manis dan asamnya leci akan berbaur dengan pahitnya kopi gayo, sehingga saat disajikan dengan es rasanya begitu segar.

"Dibanding biji kopi lokal lain paling cocok. Manis dan segarnya gayo lebih keluar, karena setiap kopi itu beda-beda apalagi ketika kena es," imbuhnya.

Galyco bisa dinikmati di kedai No. 27 Coffee, Jalan Pringgodani No 14, DI Yogyakarta. Di kedai kopi ini Anda akan menemukan suasana yang tenang dan homey. Harga satu paket Galyco Rp 30.000, sedang menu lainnya kisaran Rp 20.000 - Rp 35.000

Selain Galyco, kedai kopi ini juga menyediakan cappuccino, piccolo late, hingga caramel macchiato. Sedangkan menu favorit bag ekspatriat ialah frozen avocado coffee dan soya latte.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorSri Anindiati Nursastri

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM