Semakin Banyak Tempat Ibadah dan Restoran Halal di Korsel - Kompas.com

Semakin Banyak Tempat Ibadah dan Restoran Halal di Korsel

Silvita Agmasari
Kompas.com - 23/08/2017, 20:05 WIB
Masjid Seoul Islamic Center di wilayah Itaewon-dong di Korea Selatan, saat didatangi Kompas.com, Minggu (28/5/2017).KOMPAS.com/BAYU GALIH Masjid Seoul Islamic Center di wilayah Itaewon-dong di Korea Selatan, saat didatangi Kompas.com, Minggu (28/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Korea Selatan terus memperbanyak fasilitas penunjang bagi wisatawan muslim saat berwisata. Beberapa tahun terakhir, semakin banyak musala dan restoran halal yang dibuka di Korea Selatan.

"Sampai saat ini terdapat 42 musala yang tersebar di bandara, hotel dan tempat wisata seperti Pulau Nami, Everland, Seoul Land, Lotte World, COEX, Petite France dan tempat wisata lainnya," begitu tulis rilis dari Korea Tourism Organization yang diterima oleh KompasTravel, Rabu (23/8/2017).

BACA: Cari Restoran Halal di Korea? Ini Tipsnya...

Untuk tempat beribadah umat Islam, Korea Selatan juga memiliki 15 masjid yang tersebar di wilayah Seoul, Gwangju, Pocheon, Paju, Gimpo, Bupyeong, Ansan, Anyang, Daejon, Jeonju,
Daegu, Changwon, Busan dan Jeju.

Hidangan khas Korea Halal di restoran Makan, Seoul, Korea Selatan.Kompas.com/Silvita Agmasari Hidangan khas Korea Halal di restoran Makan, Seoul, Korea Selatan.

Tak hanya tempat ibadah umat muslim, kini semakin banyak restoran ramah muslim yang dibuka. Restoran ramah Muslim tersebut diklasifikasikan menjadi empat yaitu bersertifikasi halal resmi (halal certified), sertifikasi halal sendiri (self-certified), ramah Muslim
(Muslim-friendly), dan bebas babi (pork free).

BACA: Merancang Itinerary Wisata Halal Semakin Mudah

KTO mencatat, jumlah restoran ramah muslim kini mencapai 252 restoran di Korea Selatan, bertambah dari data sebelumnya hanya 135 restoran. Data dari KTO juga menyebutkan bahwa wisatawan muslim ke Korea Selatan didominasi oleh wisatawan asal Indonesia dan Malaysia dengan jumlah 45 persen.

"Penyediaan fasilitas musala adalah bagian dari usaha Korea untuk memberikan pelayanan pariwisata terbaik agar mengurangi ketidaknyamanan wisatawan Muslim ketika berwisata di Korea," tulis siaran pers dari KTO.

PenulisSilvita Agmasari
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM