Mulai 20 September, Citilink Buka Penerbangan Yogyakarta-Medan - Kompas.com

Mulai 20 September, Citilink Buka Penerbangan Yogyakarta-Medan

Wahyu Adityo Prodjo
Kompas.com - 09/09/2017, 13:10 WIB
Pesawat Airbus A320 Citilink dengan nomor penerbangan QG 7300 yang dipiloti Captain Irvan Riswanto mendarat mulus di Bandara Presidente Nicolau Lobato, Dili, Timor Leste, Jumat (12/5/2017).Kompas.com/I Made Asdhiana Pesawat Airbus A320 Citilink dengan nomor penerbangan QG 7300 yang dipiloti Captain Irvan Riswanto mendarat mulus di Bandara Presidente Nicolau Lobato, Dili, Timor Leste, Jumat (12/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia membuka penerbangan langsung Yogyakarta- Kualanamu (Medan) PP per tanggal 20 September 2017.

Pembukaan rute tersebut sebagai bagian dari ekspansi bisnis juga sekaligus mendukung perluasan akses bisnis dan pariwisata di kedua provinsi tersebut.

“Penerbangan langsung Yogyakarta-Kualanamu diharapkan mampu memperkuat posisi penting Yogyakarta sehingga mempercepat peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata kedua daerah, terlebih kedua kota ini memegang posisi strategis dalam jalur konektivitas nusantara,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo di Yogyakarta, Jumat (8/9/2017).

(BACA: Lima Kuliner Pedas Yogyakarta, Dijamin Bikin Berkeringat!)

Juliandra mengatakan, pembukaan rute penerbangan langsung adalah bagian dari komitmen serius Citilink Indonesia untuk membantu mempercepat pencapaian target Kementerian Pariwisata untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara hingga tahun 2019.

Wisatawan asing menaiki becak di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (15/4/2016).KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Wisatawan asing menaiki becak di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (15/4/2016).
"Yogyakarta merupakan salah satu destinasi yang penting dalam peta pariwisata nasional sehingga penerbangan langsung ini dapat mempercepat realisasi target pemerintah dan diharapkan menjadikan Yogyakarta sebagai kontributor utama dalam pencapaian target tersebut," katanya.

(BACA: Pertama di Medan, Restoran Ini Tampilkan Foto Pelanggan di Minuman)

Yogyakarta sejak zaman dahulu dikenal sebagai pusat kebudayaan, pariwisata dan pendidikan Indonesia. Yogyakarta memiliki berbagai destinasi wisata yang sangat mendunia seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan di samping keluhuran budayanya.

Penerbangan Yogyakarta-Medan secara umum dapat mempercepat peningkatan skala bisnis kedua provinsi, mengingat tingkat pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara mencapai 5,18 persen pada tahun 2016.

(BACA: Liburan ke Danau Toba, Ini Kalender Pariwisata Sepanjang 2017)

Hal itu juga ditopang dengan kekayaan alam dan keindahan Danau Toba yang kini sedang berjuang memperoleh status sebagai kawasan Geopark dunia.

Wisatawan menikmati Danau Toba di Pantai Pasir Putih Lumban Bulbul, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Jumat (9/6/2017).KOMPAS/NIKSON SINAGA Wisatawan menikmati Danau Toba di Pantai Pasir Putih Lumban Bulbul, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Jumat (9/6/2017).
"Dengan berbagai potensi luar biasa yang dimiliki oleh kedua daerah tersebut, Citilink Indonesia optimis bisa mencapai target rata-rata tingkat keterisian kursi minimum sebesar 85 persen pada rute penerbangan tersebut," kata Juliandra. (*)

PenulisWahyu Adityo Prodjo
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM