Bandara Blimbingsari Jadi Tempat Parkir Pesawat Tamu IMF-WB 2018 - Kompas.com

Bandara Blimbingsari Jadi Tempat Parkir Pesawat Tamu IMF-WB 2018

Wahyu Adityo Prodjo
Kompas.com - 09/09/2017, 16:08 WIB
Pesawat Wings Air dan Garuda Indonesia di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/5/2014).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pesawat Wings Air dan Garuda Indonesia di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/5/2014).

BANTEN, KOMPAS.com - Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur akan menjadi salah satu tempat persinggahan pesawat-pesawat yang membawa tamu acara Annual Meeting International Monetary Fund - World Bank 2018 di Bali.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan, Yudhi Sari Sitompul.

"Banyuwangi adalah bandara yang dipakai untuk persinggahan pesawat-pesawat yang akan membawa kepala negara dalam acara Annual Meeting IMF-WB, kalau tidak salah ada 130 kepala negara yang akan ikut acara itu," kata Yudhi dalam memberikan sambutan "Inaugural Flight Garuda Indonesia Jakarta-Banyuwangi" di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (8/9/2017).

(BACA: Tradisi Unik di Banyuwangi, Membersihkan Desa Lewat Silat)

Ia mengatakan persiapan Bandara Blimbingsari juga terus dikejar. Salah satunya dengan peningkatan kapasitas bandara.

"Hal-hal yang dilakukan untuk bandara Banyuwangi adalah memperpanjang landasan pacu dari 2.250 menjadi 2.500 meter," katanya.

Lombok International Airport KOMPAS.com/ Karnia Septia Lombok International Airport
Selain itu, lebar landasan pacu juga akan dilebarkan dari 30 meter menjadi 45 meter. Kekuatan landasan pacu juga dilakukan ditingkatkan menjadi 57 pavement classification number (PCN).

(BACA: Tempat Konser IMF-World Bank, GWK Siap Jadi Atraksi Unggulan di Bali)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Bandara Blimbingsari memang dijadikan pendukung untuk akses transportasi menuju Bali. Selain Bandara Blimbingsari, lanjut Arief, Bandara Internasional Lombok juga pun dipilih.

"Makanya butuh penerbangan langsung Bali - Banyuwangi," katanya.

(BACA: Indonesia Akan Pamerkan 5 Destinasi kepada IMF dan Bank Dunia)

Pertemuan tahunan IMF dan World Bank akan digelar di Bali pada 12-14 Oktober 2018. IMF-WB annual meeting merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh dewan gubernur World Bank dan IMF pada bulan Oktober untuk mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta isu-isu terkini.

Penari beristirahat usai mennggelar pentas di Plaza Wisnu di Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Ungasan, Bali, Kamis (22/8/2013). Nantinya di tempat tersebut akan dibangun monumen GWK yang memiliki ketinggian 126 meter dengan lebar 64 meter. KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Penari beristirahat usai mennggelar pentas di Plaza Wisnu di Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Ungasan, Bali, Kamis (22/8/2013). Nantinya di tempat tersebut akan dibangun monumen GWK yang memiliki ketinggian 126 meter dengan lebar 64 meter.
Dalam perhelatan IMF-WB biasanya juga digelar banyak pertemuan lain seperti pertemuan bilateral antar-negara, serta diskusi ekonomi dan keuangan yang diselenggarakan berbagai pihak.

Total kegiatan selama perhelatan bisa mencapai 2.000 event. Pertemuan tahunan IMF-WB akan dihadiri delegasi dari 189 negara anggota. Delegasi tiap negara umumnya terdiri dari menteri keuangan, gubernur bank sentral, CEO industri keuangan, akademisi, lembaga internasional, LSM, dan anggota parlemen.

Media dari seluruh dunia juga akan meliput ajang tersebut. Total delegasi yang akan mengikuti IMF-WB 2018 di Bali diperkirakan mencapai 12.500 – 15.000 orang. Indonesia terpilih sebagai tuan rumah pertemuan tahunan IMF-WB 2018 setelah melalui sejumlah tahapan dengan terakhir menyisihkan Mesir dan Senegal.

PenulisWahyu Adityo Prodjo
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM