Ingin Membuat Sambal Terasi yang Sangat Pedas, Perhatikan Tipsnya - Kompas.com

Ingin Membuat Sambal Terasi yang Sangat Pedas, Perhatikan Tipsnya

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 11/09/2017, 17:49 WIB
Empat dari 21 jenis sambal yang dihadirkan dalam Festival Sambal Nusantara, di Restoran Lara Djonggrang.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Empat dari 21 jenis sambal yang dihadirkan dalam Festival Sambal Nusantara, di Restoran Lara Djonggrang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sambal sudah menjadi pelengkap makan yang wajib bagi masyarakat Indonesia. Salah satu sambal khas Indonesia yang terkenal ialah sambal terasi, beberapa jenis sambal lain pun menggunakan resep dasar sambal ini.

Ternyata sambal terasi bisa menjadi amat pedas, jika menggunakan cara-cara masak tertentu. Tak hanya pedas, ciri khas sambal terasi yang segar dan nikmat pun bisa terasa.

(BACA: Suka Pedas? Jangan Lewatkan Festival Sambal Nusantara di Resto Ini)

Menurut sang juru masak Festival Sambal Nusantara di Resto Lara Djonggrang, Endang Kusuma, salah satu sambal yang terpedas ialah sambal yang mengandung terasi dari Sunda.

"Seperti sambal leunca yang terdiri dari cabai, bawang merah, terasi dan leunca, lalu ada sambal asam cirebon, sambal kemangi, dan sambal petai," ujar Endang pada KompasTravel, saat dikunjungi, Kamis (7/9/2017).

(BACA: Dari 21 Sambal Nusantara Ini, Mana yang Paling Pedas?)

Untuk menciptakan sensasi pedas sambal terasi yang maksimal, menurutnya yang terpenting juga jenis cabai dan perlakuannya. Seperti cabai rawit merah dan cabai kriting bisa menjadi bahan sambal paling pedas.

Festival Sambal Lara DjonggrangKOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Festival Sambal Lara Djonggrang
"Cabai itu lebih baik langsung diulek, gak perlu digoreng atau tumis dahulu. Karena nanti bercampur minya, padahal cabai mengandung air yang segar dan juga pedas," ujarnya.

Pencampuran minyak atau zat lain menurutnya memang akan mengurangi tingkat kepedasan. Selain itu untuk terasi sendiri lebih baik dibakar atau dipanggang dahulu, tanpa menggunakan minyak.

Lalu sifat sambal jika bertemu asam di mulut akan menghasilkan tingkat kepedasan yang lebih dari rasa lain.

Semisal pedas manis, pedas asin atau gurih. Sehingga sambal-sambal yang menggunakan bahan asam, akan lebih pedas. Antara lain, sambal terasi mangga, sambal terasi asam jawa, sambal terasi belimbing wuluh dan yang lainnya,

"Sambal segar bertemu terasi panggang dan asam alami itu bisa menghasilkan pedas yang maksimal menurut pengalaman saya," kata Endang yang juga kepala juru masak di restoran khas hidangan Indonesia ini.

PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM