Ini Rute Wisata Kuliner di Solo, Tiga Hari Penuh! - Kompas.com

Ini Rute Wisata Kuliner di Solo, Tiga Hari Penuh!

Silvita Agmasari
Kompas.com - 15/09/2017, 21:03 WIB
Ini namanya Lenjongan, terdiri dari beberapa macam jajanan, yakni tiwul, ketan ireng, ketan putih, gethuk, sawut, cenil, dan klepon. TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO Ini namanya Lenjongan, terdiri dari beberapa macam jajanan, yakni tiwul, ketan ireng, ketan putih, gethuk, sawut, cenil, dan klepon.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berwisata kuliner di Solo, Jawa Tengah, seperti tak ada habisnya. Ada banyak hidangan otentik di kota kelahiran Presiden RI Joko Widodo ini.

Kabar gembiranya, berwisata kuliner di Solo tak akan menguras kantong. Rasa yang enak dan harga bersahabat memang menjadi daya tarik wisata kuliner di Solo.

KompasTravel merangkum rute wisata kuliner di Solo, Jawa Tengah. Beberapa di antaranya termasuk dalam program "Mamam Yuk Edisi Spesial Solo dan Grebeg Besar" yang akan tayang sebentar lagi di Kompas.com. Berikut rute wisata kuliner selama tiga hari penuh di Solo.

HARI 1

Sarapan

Sebelum memulai aktivitas, mari menyantap hidangan sarapan khas masyarakat Solo yakni pecel ndeso dan cambuk rambak. Nasi pecel di Solo terdiri dari nasi putih yang diberi aneka sayur seperti bayam, daun singkong, daun pepaya, jantung pisang, daun kemangi, tauge, telur, dan kemudian disiram sambal hitam wijen.

Sedangkan cabuk rambak adalah lontong yang diiris tipis-tipis kemudian disiram saus wijen yag dicampur bumbu khusus lainnya. Kedua hidangan ini disantap dengan kerupuk karak.

Tak sulit menemukan dua hidangan ini di pagi hari, biasa ada di pinggir jalan dengan lapak semi permane. Atau jika melihat ibu-ibu berjongkok dan dikerumuni orang, itulah penjual pecel ndeso. Kisaran harga pecel ndeso dan cabuk rambak adalah Rp 5.000.

Rumah makan sate ini terletak di kawasan Lojiwetan, Kota Solo, Jawa Tengah. Letaknya bukan di tengah kota atau pinggir jalan besar. Harus masuk sedikit ke dalam komplek perumahan.KOMPAS.COM/FIRA ISROFILLAH Rumah makan sate ini terletak di kawasan Lojiwetan, Kota Solo, Jawa Tengah. Letaknya bukan di tengah kota atau pinggir jalan besar. Harus masuk sedikit ke dalam komplek perumahan.

Makan Siang

Mari ke daerah Lojiwetan, tepatnya ke lokasi Rumah Makan Sate Buntel Bu Hj Bejo. Patokannya, rumah makan ini tidak berada di Jalan Besar agak masuk sedikit ke daerah perumahan.

Sate buntel adalah daging kambing cincang dibungkus (dibuntel) oleh lemak kambing dan kemudian dibakar. Rasanya jangan ditanya, Jokowi bahkan menjadi langganan setia. Satu porsi dengan ukuran sate cukup besar dihargai Rp 35.000.

Makan Malam

Penasaran dengan rasa steik khas Solo? Melajulah ke Jalan Yos Sudarso. Disana ada Bestik Harjo dan Bestik Pak Pur. Bestik tidak seperti steik yang dimasak dengan cara dibakar. Bestik dimasak dengan cara ditumis dengan kuah yang manis dan gurih.

Selain daging sapi, pilihan lain adalah lidah, brutu ayam, hati, ampela, dan uritan (bakal telur). Harga bestik berkisar Rp 20.000- Rp 30.000 tergantung pemilihan bahan untuk bestik. Bestik identik dengan hidangan malam hari.

HARI 2

Sarapan

Ada satu hidangan khas Solo yang terkenal sejak tahun 1952, yaitu Timlo Sastro. Kedai ini berada di Jalan Kapten Mulyadadi Nomor 8, persis di belakang Pasar Gede.

Nikmati semangkuk sup segar yang dipenuhi suwiran ayam, sosis solo, telur pidang, hati, dan ampela ayam. Timlo Sastro buka dari pukul 06.30 sampai 15.00 WIB, satu mangkuk dihargai Rp 25.000.

Tengkleng Bu Edi Klewer di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah. Tribun Jateng/Suharno Tengkleng Bu Edi Klewer di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah.

Siang Hari

Dari Pasar Gede, bergeserlah ke Pasar Klewer. Di dekat gapura Pasar Klewer, ada Tengkleng Bu Edi yang legendaris. Tengkleng adalah hidangan daging, iga, jeroan, lidah, pipi, kaki kambing yang direbus sampai lembut dan dimasak dengan kuah yang menyerupai gulai tetapi lebih encer. Jangan takut, saat membeli tengkleng dapat meminta isian kambing yang diinginkan.

Bu Edi adalah salah satu pembuat tengkleng paling tersohor di Solo. Ia berjualan pukul 12.00 WIB, tetapi sebelum berjualan biasa sudah banyak yang mengantre. Harga seporsi sekitar Rp 25.000 - Rp 30.000. Selain Bu Edi, Pembuat tengkleng lain yang tersohor adalah Mbak Diah yang berjualan di Jalan Ir Soekarno.

Makan Malam

Setelah makan-makanan yang cukup berat, cobalah bersantai di wedangan khas Solo. Wedangan atau disebut juga HIK (Hidangan Istimewa Kampung) umumnya dijual di pinggir jalan dengan gerobak besar.

Harganya sangat bersahabat, hidangan dimulai Rp 1.000. Wedangan tradisional menjamur di Solo ketika malam hari. Saat ini wedangan bertransformasi menjadi wedangan kekinian dengan konsep kafe.

Beberapa yang terkenal adalah Omah Londo, Playground, Tiga Tjeret, Wedangan Pendopo, dan masih banyak lainnya. Tentunya harga wedangan kekinian lebih mahal dari wedangan tradisional, karena kenyamanan lebih yang diberikan.

HARI 3

Sarapan

Saatnya bertualang kuliner di Pasar Gede. Dimulai dari Nasi Liwet Bu Sri dan Tahok Pak Citro di Pasar Gede los buah. Kemudian menyebrang ke Pasar Gede utama, ada lenjongan (camilan kue basah yang manis), Es Dawet Telisih Bu Dermi, dan brambang asem yakni daun ubi yang disirim saus asam jawa. Tak ada hidangan di atas yang dijual lebih dari Rp 10.000 dan semuanya terasa mantap!

Hidangan Selat Galantin Kuah Saos dari Selat Mbak Lies.Silvita Agmasari Hidangan Selat Galantin Kuah Saos dari Selat Mbak Lies.

Makan Siang

Selain bestik, ada lagi hidangan khas Solo yang terinspirasi dari kuliner Eropa yakni selat. Nama selat adalah serapan dari kata salad. Jadi selain sayuran rebus, ada daging sapi atau ayam yang kemudian disiram saus kental. Tiga rumah makan selat yang tersohor di Solo adalah Selat Mbak Lies, Selat Mekar Sari, dan Omah Selat.

Makan Malam

Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno di Jalan Monginsidi bergitu terkenal di kalangan warga Solo. Kedai ini baru buka tengah malam tepatnya pukul 01.30 WIB.

Rasa gudengnya gurih cocok bagi penyuka gudeg yang tak terlalu manis. Apalagi ceker ayam yang disajikan sangat empuk. Seporsi gudeg ceker dihargai Rp 18.000.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisSilvita Agmasari
EditorSri Anindiati Nursastri

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM