5 Kedai Kopi Berkonsep Retro di Kyoto - Kompas.com
Karaksa Media Partner adalah media online penyedia berita terkini seputar Jepang dari sumber terpercaya, “Japan Walker”. Kami akan menyampaikan berita seputar Jepang terkini dari semua genre, seperti kuliner, produk & tren terbaru, festival musiman, tempat hangout, hidden spot, dan masih banyak lainnya.

5 Kedai Kopi Berkonsep Retro di Kyoto

Kompas.com - 03/10/2017, 20:02 WIB
Di Kyoto ada banyak kedai kopi yang menjadi tempat favorit seniman dan budayawan Jepang sejak 90 tahun silam. KARAKSA MEDIA Di Kyoto ada banyak kedai kopi yang menjadi tempat favorit seniman dan budayawan Jepang sejak 90 tahun silam.

KOMPAS.com - Di Kyoto ada banyak kedai kopi yang menjadi tempat favorit seniman dan budayawan Jepang sejak 90 tahun silam. Berikut beberapa kedai kopi yang memiliki konsep retro dengan resep kopi dan suasana kedai yang dipertahankan dari masa awal pembukaan. 

 

Kedai Kopi “Smart Coffee Shop”: Rasa Pahit dan Asam Kopi yang Cocok dengan Pancake                                                                                                        

Kedai “Smart Coffee Shop” yang pertama kali dibuka sebagai restoran pada 1932 ini berubah menjadi kedai yang menjual kopi sebagai menu utamanya pasca perang dunia II. Resep kopi khas restoran ini diracik dengan menggabungkan 5 jenis biji kopi yang disangrai dan diseduh dengan cara nel drip, yaitu penyeduhan kopi yang menggunakan kain sebagai media penyaringnya.

Selain kopi, restoran ini pun menyediakan “pancake yang enak dimakan kapan saja”.Pancake setebal 1.8 cm ini, bahan dasarnya dibuat oleh pemilik kedai dan dipanggang oleh staf yang handal sehingga after taste-nya enak dan tidak membosankan. 

Selain itu, Interior toko dibuat berdasarkan image pondok di pegunungan Swiss. 

Lokasi:

2 menit jalan kaki dari stasiun subway Kyoto Shiyakusho Mae

Jam operasional: 8:00-19:00/2F Lunch 11:00-14:30 (LO)

 

Kedap Kopi “Rokuyosha”: Kedai Kopi di Siang Hari & Bar di Malam Hari

Kedai “Rokuyosha” yang terletak di daerah Sanjo dibuka pada 1951 oleh pemilik kedai sebelumnya yang juga pernah membuka toko kopi di daerah Mancuria (saat ini termasuk negara Cina).

Tahun 1966, kedai ini berubah menjadi bar yang diberi nama Rokuyosha Chikaten. Namun, karena banyak pelanggan yang menyukai kopi buatan kedai ini, akhirnya pemilik kedai memutuskan untuk menjalankan dua bisnis, yaitu kedai kopi di siang hari yang menjadi bisnis utama dan bar di malam hari. Interior kedai pun dibuat elegan karena malamnya digunakan sebagai bar.

Kedai “Rokuyosha” yang terletak di daerah Sanjo dibuka pada 1951 oleh pemilik kedai sebelumnya yang juga pernah membuka toko kopi di daerah Mancuria (saat ini termasuk negara Cina).KARAKSA MEDIA Kedai “Rokuyosha” yang terletak di daerah Sanjo dibuka pada 1951 oleh pemilik kedai sebelumnya yang juga pernah membuka toko kopi di daerah Mancuria (saat ini termasuk negara Cina).

Teman minum kopi yang direkomendasikan adalah donat seharga 150 Yen. Tekstur donat menjadi renyah dan harum karena dipanggang dengan baik dan rasanya yang tidak terlalu manis membuat aroma kopi menjadi lebih kuat.

Lokasi:

2 menit jalan kaki dari stasiun Keihan Sanjou

Jam operasional: Kafe 12:00-17:30/Bar 18:00-22:30 (LO)

Rabu tutup


Kedai Kopi “Shinshindo Kyodai Kitamon-mae”: Meniru Kafe di Kota Pelajar Paris era 1920-an

Kedai “Shinshindo Kyodai Kitamon-mae” di daerah Demachi-Yanagi, Kyoto, ini pertama kali dibuka sebagai toko roti yang mengikuti image kafe di kota Quartier Latin, kota pelajar Paris, tempat generasi pertama pemilik kedai belajar membuat roti. Tahun berikutnya, toko ini menambahkan ruang untuk kafe. Resep dan rasa kopi yang sedikit asam juga roti perancis unggulan toko ini, sama sekali tidak berubah sampai dengan generasi ke empat saat ini.

 

Set menu yang telah dijual sejak 1980 ini terdiri dari Kare dengan rasa mild, 2 buah roti, salad, dan kopi. KARAKSA MEDIA Set menu yang telah dijual sejak 1980 ini terdiri dari Kare dengan rasa mild, 2 buah roti, salad, dan kopi.

Set menu homemade kare dan roti yang dijual dengan harga 830 Yen ini merupakan menu yang lahir dari permintaan para mahasiswa yang datang ke kedai ini. Set menu yang telah dijual sejak 1980 ini terdiri dari Kare dengan rasa mild, 2 buah roti, salad, dan kopi. 

Suasana kedai yang dipenuhi dengan kenangan generasi pertama ini cocok untuk tempat belajar para mahasiswa. Kedai ini tidak memutar lagu agar mahasiswa dan juga para dosen dapat belajar atau melanjutkan kelas di sini. Terdapat sebuah taman di tengah kedai yang membuat suasana menjadi terang dan terasa lebih luas.

Lokasi:

10 menit jalan kaki dari stasiun Keihan Demachi Yanagi

Jam operasional 8:00-18:00 (LO 17:45)

Selasa tutup

 

Kedai Kopi “Inoda Coffee Main Shop”: Menikmati Kopi dan Suasana di Kedai Terkenal yang Mewakili Kyoto

“Inoda Coffee Main Shop” merupakan salah satu kedai kopi terkenal yang paling dicintai di antara semua kedai tempat berkumpulnya budayawan dan seniman Kyoto. Interior yang dipenuhi dengan furniture bergaya eropa ini membuat suasana kedai seolah-olah kedai kopi di hotel kelas atas.

 Kopi yang direkomendasikan kedai ini adalah “Arabia no Shinju”, sama halnya dengan nuansa kedai ini, rasa kopi tidak berubah sejak masa awal berdirinya kedai. 

Menu “Kyoto Breakfast” seharga 1.380 Yen dijual sampai jam 11:00. Menu ini sangat disukai karena didalamnya terdapat roti croissant yang dipanggang khusus oleh toko roti terkenal “Buruderu” untuk kedai ini.

Nikmati pemandangan counter kedai dan banyak barang lainnya yang tidak berubah dari generasi pertama sambil meminum segelas kopi.

Lokasi:

10 menit jalan kaki dari stasiun subway Tetsukarasuma Oike

Jam operasional 08:00-19:00

 

Kedap Kopi “Soware”: Suasana Misterius, Ruang Biru dan Jelly bagai Permata

“Kedai Soware” dengan suasana misteriusyang dibentuk oleh cahaya biru yang tembus dari jendela ini dibuka tahun 1948 oleh generasi pertama. 

Banyak pengunjung yang datang dari tempat yang jauh hanya untuk makan “Jelly Ponchi”, campuran dari jeli dan soda yang meletup dan sangat lucu. Jeli lima warna yang mengambang di air soda terlihat cantik! Menu yang telah dibuat sejak 40 tahun yang lalu ini dijual seharga 650 yen. Selain mencicip jeli ini, nikmati juga karya Togo Seiji, seniman yang ahli dalam melukis wanita cantik.

Di hari libur, antrean telah ada sebelum toko dibuka, jadi akan lebih baik bila datang di hari kerja. 

Lantai dua kedai ini memiliki langit-langit yang tinggi sehingga terkesan luas. Dinding toko dilapisi oleh wallpaper berbahan dasar kayu angsana berkualitas tinggi?sehinnga menimbulkan kesan mewah.

Lokasi:

2 menit jalan kaki dari stasiun Keihan Kawaramachi atau Keihan Gion Shijou

Jam operasional 13:00-19:30 (LO 1F 18:00, 2F 18:45)

Senin dan hari libur nasional tutup

Provided by Kansai Walker (19 February 2017)

EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Terkini Lainnya

Venesia Belum Tenggelam...

Venesia Belum Tenggelam...

Travel Story
Wave Rock, Ini Batu Ombak Tertinggi di Australia Barat!

Wave Rock, Ini Batu Ombak Tertinggi di Australia Barat!

BrandzView
Ini Kuil Terbaik untuk Panorama Musim Gugur di Kyoto

Ini Kuil Terbaik untuk Panorama Musim Gugur di Kyoto

Jepang Terkini
Pantai Bantayan di Aceh Utara Kembali Dibuka

Pantai Bantayan di Aceh Utara Kembali Dibuka

News
3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

Jepang Terkini
Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Travel Story
Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Hotel Story
Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Travel Story
Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

News
Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

News
Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

News
Apa Itu Pokdarwis?

Apa Itu Pokdarwis?

News
Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

News
20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

News
Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

News

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM