Restoran Ramen Unik, Bekas Stasiun Kereta - Kompas.com
Karaksa Media Partner adalah media online penyedia berita terkini seputar Jepang dari sumber terpercaya, “Japan Walker”. Kami akan menyampaikan berita seputar Jepang terkini dari semua genre, seperti kuliner, produk & tren terbaru, festival musiman, tempat hangout, hidden spot, dan masih banyak lainnya.

Restoran Ramen Unik, Bekas Stasiun Kereta

Kompas.com - 04/10/2017, 20:09 WIB
Restoran ramen Ekibasha menggunakan kantor operasional Stasiun Yanbetsu yang sudah tidak digunakan lagi di Kota Koshimizucho, Hokkaido.KARAKSA MEDIA Restoran ramen Ekibasha menggunakan kantor operasional Stasiun Yanbetsu yang sudah tidak digunakan lagi di Kota Koshimizucho, Hokkaido.

KOMPAS.com - Di sekitar Pantai Okhotsk, Jepang, belakangan ada kebiasaan menggunakan stasiun JR (Japan Railways) yang sudah tidak terpakai untuk restoran.

Selain memang sedang tren, restoran-restoran tersebut cukup populer di sana. Salah satunya adalah restoran ramen Ekibasha dengan menu istimewanya yang lezat. 

Restoran ramen Ekibasha menggunakan kantor operasional Stasiun Yanbetsu yang sudah tidak digunakan lagi di Kota Koshimizucho, Hokkaido. Suasana stasiun yang direnovasi pada 1968 ini menciptakan kesan retro pada interior restorannya.

BACA: Yuk, Coba Buat Kue Tradisional Jepang!

Meskipun sudah tidak terpakai, stasiun ini masih dilewati oleh kereta yang beroperasi dengan tujuan Abashiri dan tujuan Kushiro.

Untuk memasuki area dalam stasiun ini pun, setiap pengunjung tidak perlu melewati pintu otomatis yang biasa ada di stasiun kereta pada umumnya. Siapa saja bebas keluar masuk walaupun mereka bukan pengguna kereta api.

Saat ini, kereta bertenaga diesel yang melewati stasiun ini menggunakan sistem pembayaran sama seperti bus, yaitu membayar langsung di atas kereta.

Untuk memasuki area dalam stasiun ini pun, setiap pengunjung tidak perlu melewati pintu otomatis yang biasa ada di stasiun kereta pada umumnya.KARAKSA MEDIA Untuk memasuki area dalam stasiun ini pun, setiap pengunjung tidak perlu melewati pintu otomatis yang biasa ada di stasiun kereta pada umumnya.

Foto di atas merupakan pintu masuk dari restoran ini. Kursi yang ada di sebelah kiri adalah kursi yang digunakan pada kereta, dan loket penjualan tiket berada tepat di belakangnya.

Tulisan “semoga selamat sampai tujuan” pada bagian kaca loket memberikan kesan nostalgia tersendiri bagi orang Jepang. 

BACA: Mengunjungi Pasar Lokal, Pengalaman Berbeda Saat Pelesir di Jepang

Menu andalan restoran ini adalah Two Ramen seharga 950 Yen. Ramen berukuran sedang ini dikombinasikan dengan topping irisan tipis daun bawang dan cacahan daging chasu (daging babi panggang) yang sedikit asin.

Berkat kuah bening yang terbuat dari kaldu ayam, keseluruhan rasanya jadi lezat dan menyegarkan. Nama Two Ramen diambil dari jumlah topping ramen ini. 

Menu andalan restoran ini adalah Two Ramen seharga 950 Yen.KARAKSA MEDIA Menu andalan restoran ini adalah Two Ramen seharga 950 Yen.

Selanjutnya adaJagaimo-Kaido, kentang hasil produksi Hokkiado yang dikukus pada pinggan baja dan dihargai 500 Yen per porsi.

Cara menikmati kentang yang menjadi menu andalan ini adalah dengan membubuhi mentegadalam jumlah banyak. Lelehan mentega yang menyentuh kulit bagian luar kentang yang garing, menjadikan keduanya sebagai sejoli yang lezat.

BACA: 6 Kedai Ramen di Jepang yang Pasti Enak!

Tapi, karena makanan ini sangat panas, penikmatnya harus ekstra hati-hati. Dalam set menu kentang ini, disuguhkan juga segelas susu yang menyegarkan saat diminum.

Bagian dalam restoran terdiri dari kaunter bar dan meja biasa. Pemandangan dari dalam restoran yang langsung menghadap ke peron kereta api memberikan perasaan unik saat ada kereta datang mendekat.

Orang Jepang yang datang dari kota lain harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Namun, karena restoran dengan konsep seperti ini sedang populer, tidak sedikit orang yang rela datang hanya untuk mencicipi cita rasa masakan yang disajikan.

Ramen Ekibasha

Akses: Koshimizu-cho, Yambetsu station

Jam buka: 11:00?19:30 (Dec?Feb hingga 18:30)

Libur: -

Jumlah kursi: 25 kursi

Provided by Hokkaido Walker (19 July 2017)

EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Terkini Lainnya

Venesia Belum Tenggelam...

Venesia Belum Tenggelam...

Travel Story
Wave Rock, Ini Batu Ombak Tertinggi di Australia Barat!

Wave Rock, Ini Batu Ombak Tertinggi di Australia Barat!

BrandzView
Ini Kuil Terbaik untuk Panorama Musim Gugur di Kyoto

Ini Kuil Terbaik untuk Panorama Musim Gugur di Kyoto

Jepang Terkini
Pantai Bantayan di Aceh Utara Kembali Dibuka

Pantai Bantayan di Aceh Utara Kembali Dibuka

News
3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

Jepang Terkini
Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Travel Story
Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Hotel Story
Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Travel Story
Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

News
Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

News
Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

News
Apa Itu Pokdarwis?

Apa Itu Pokdarwis?

News
Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

News
20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

News
Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

News

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM