Menunggu Kapal Pesiar Terbesar Se-Asia Bersandar di Bali - Kompas.com

Menunggu Kapal Pesiar Terbesar Se-Asia Bersandar di Bali

Wahyu Adityo Prodjo
Kompas.com - 12/10/2017, 17:02 WIB
Sebuah kapal pesiar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Pelindo III sebagai pengelola Pelabuhan Benoa berencana kembangkan pelabuhan marina di dalam kawasan Pelabuhan Benoa. 

ARSIP PELABUHAN BENOA Sebuah kapal pesiar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Pelindo III sebagai pengelola Pelabuhan Benoa berencana kembangkan pelabuhan marina di dalam kawasan Pelabuhan Benoa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Managing Director Caribbean Cruise Asia Pacific, Sean Tracy mengatakan kapal pesiar berukuran besar seperti Royal Caribbean berpotensi sandar ke Pelabuhan Benoa, Bali bila infrastruktur sudah siap. Hal itu mengingat terminal Pelabuhan Benoa masih belum bisa disandari oleh kapal berukuran besar.

"Seperti yang kita ketahui, kami punya kapal terbesar di Asia yaitu Marina the Seas, Ovation the Seas yang bisa membawa sekitar 5.000 penumpang. Kapal itu bisa bersandar di Pelabuhan China, Hongkong, Singapore, dan Australia tapi hanya beberapa pelabuhan yang bisa disandari kapal besar itu. Sekarang Pelabuhan Bali, kapal kami bisa kemungkinan ke sana," kata Sean dalam perbincangan bersama wartawan termasuk KompasTravel di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

BACA: Jumlah Turis Indonesia yang Berwisata Pesiar Naik 100 Persen

Pihak Royal Caribbean sendiri, lanjut Sean, telah berdiskusi dengan pemerintah Indonesia terkait kemungkinan kapal-kapal berukuran besar milik perusahaannya bersandar ke Bali. Hal itu dimungkinkan ketika kapal-kapal besar milik Royal Caribbean berlayar dari Singapura ke Australia.

"Beberapa kali dalam setahun kami juga mengadakan pelayaran jarak jauh, bisa ke Bali juga kalau sudah siap (pelabuhannya). Saat ini kami belum bisa bersandar," tuturnya.

Managing Director Royal Caribbean Cruises Wilayah Asia Pasific, Sean Tracy KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Managing Director Royal Caribbean Cruises Wilayah Asia Pasific, Sean Tracy
Ia mengatakan Royal Caribbean sendiri pernah melakukan pelayaran panjang dengan rute ke arah utara seperti Thailand dan Vietnam. Sekali lagi ia menekankan, Royal Caribbean bisa berlayar ke Bali bila infrastruktur Pelabuhan Benoa telah siap.

"Kami pikir tak hanya Royal Caribbean, ada Azamara Cruises dan Celebrity Cruises yang mana sudah ke Bali tapi satu kapal besar sudah datang khusus Azamara yang bisa merapat ke Bali, dan bila pembangunan terminal sudah selesai jadi bisa merapat. Kami sangat tertarik tentang rencana pemerintah memperpanjang terminal," jelasnya.

BACA: Naik Kapal Pesiar, Pilihan Berlibur Generasi Milenial

Adapun pihak Royal Caribbean saat ini tengah mengembangkan kapal-kapal berukuran besar untuk merek Azamara Cruises. Lima kapal Azamara Cruises berukuran besar akan disiapkan untuk menguatkan industri kapal pesiar Royal Caribbean.

"Dua kapal pesiar Celebrity dan Azamara itu sudah ke Bali, tapi Celebrity Cruises sedang membangun lima kapal yang lebih besar. Ketika kapal besar baru datang dan Pelabuhan Bali belum dikembangkan, akan menyulitkan kapal kami ke Bali. Kami sangat ingin melanjutkan industri kapal pesiar ke Bali," tambah Sean.

Kapal milik Royal CaribbeanDok. Royal Caribbean Kapal milik Royal Caribbean
Seperti diketahui, saat ini Pelindo III melakukan penataan Pelabuhan Benoa dengan mengucurkan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun. Penataan tersebut diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan melalui kapal pesiar.

Kondisi eksisting Pelabuhan Benoa saat ini memiliki kedalaman alur minus 8 meter Low Water Spring (LWS). Hanya bisa mengakomodir kapal pesiar dengan panjang kurang dari 210 meter berkapasitas 1.400 penumpang.

Setelah penataan, kedalaman alur bisa mencapai 12 meter LWS dan panjang 300 meter sehingga kapal dengan panjang 500 meter dan kapasitas penumpang 5.000 orang bisa masuk.

Terminal kedatangan internasional juga tengah diperbaiki dengan luas 7.887 meter persegi. Pengembangan Pelabuhan Benoa direncanakan selesai pada bulan September 2018.

PenulisWahyu Adityo Prodjo
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Terkini Lainnya

Venesia Belum Tenggelam...

Venesia Belum Tenggelam...

Travel Story
Wave Rock, Ini Batu Ombak Tertinggi di Australia Barat!

Wave Rock, Ini Batu Ombak Tertinggi di Australia Barat!

BrandzView
Ini Kuil Terbaik untuk Panorama Musim Gugur di Kyoto

Ini Kuil Terbaik untuk Panorama Musim Gugur di Kyoto

Jepang Terkini
Pantai Bantayan di Aceh Utara Kembali Dibuka

Pantai Bantayan di Aceh Utara Kembali Dibuka

News
3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

3 Oleh-oleh Kue Unik dari Tokyo

Jepang Terkini
Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Ini Dia 10 Kota Hijau Terbaik di Dunia

Travel Story
Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Mengapa Jarang Hotel yang Punya Lantai 13?

Hotel Story
Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Berfoto Bersama Raja Salman dan Jokowi di Kebumen, Mau?

Travel Story
Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

Daftar Negara Penyumbang Wisman Incaran Indonesia Tahun 2018

News
Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

Upaya Pemerintah Tangkal Hoaks Gunung Agung

News
Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

Target Datangkan 15 Juta Wisman Tahun Ini, Berapa yang Sudah Dicapai?

News
Apa Itu Pokdarwis?

Apa Itu Pokdarwis?

News
Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

Meski Dibilang Aman, Terjadi Pembatalan 60.000 Kamar Hotel di Bali

News
20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

20 Kota Terbaik di Dunia untuk Wisata Belanja

News
Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

Sriwijaya dan NAM Air Permudah Wisatawan ke Raja Ampat

News

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM