Akhir Pekan di Yogyakarta, Wajib Coba 5 Mi Ayam Ini - Kompas.com

Akhir Pekan di Yogyakarta, Wajib Coba 5 Mi Ayam Ini

WIENDA PUTRI NOVIANTY
Kompas.com - 22/10/2017, 13:04 WIB
Mie Ayam Tumini di Umbulharjo, Yogyakarta. Sehari terjual 700 porsi mangkok. Tribun Jogja/Hamim Thohari Mie Ayam Tumini di Umbulharjo, Yogyakarta. Sehari terjual 700 porsi mangkok.

JAKARTA, KOMPAS.com – Rasanya hampir semua orang gemar menyantap mi ayam, karena memang mudah ditemukan dan porsinya yang mengenyangkan. Daging cincang yang ditabur di atas mi ayam tentu membuat mulut Anda tak bisa berhenti mengunyah.

Di Yogyakarta, ternyata banyak gerai mi ayam yang terkenal kelezatannya. Bisa jadi opsi mengisi perut bila Anda bosan dengan gudeg, atau makanan lainnya khas Yogyakarta.

1. Mi Ayam Tumini

Berlokasi di Jalan Imogiri Timur Nomor 187 Umbul Harjo (tepat di utara pintu masuk Terminal Giwangan), mi ayam Tumini menjadi salah satu gerai makanan yang terkenal di Jogja.

Warung ini telah berdiri sejak awal 1990-an. Kuah kentalnya yang gurih membuat mi ayam Bu Tumini ini diminati banyak wisatawan. Kuah kaldunya yang kental dan gurih ternyata dihasilkan dari proses pemasakan ayam yang dipakai sebagai topping mi. Untuk porsi, mi ayam ini terbilang memiliki porsi yang cukup besar.

Baca juga : Mi Ayam Tumini Terjual 700 Mangkok Per Hari, Apa Istimewanya?

Kuah dengan cita rasa gurih manis dicampur dengan mi-nya yang kenyal melengkapi sensasi Anda saat mencicipi mi ayam satu ini. Tak lupa, tambahkan sambal untuk menambah sensasi pedas.

Mi ayam Tumini menyediakan beberapa pilihan mi ayam, yakni mi ayam ceker, mi ayam jumbo, mi ayam ekstra ayam, ada juga pilihan sawi ayam.

2. Mie Ayam Depan Hotel Santika

Sesuai namanya, warung mi ayam ini berlokasi di depan Hotel Santika di bilangan Jalan Jenderal Sudirman. Warung ini hanya menempati trotoar serta tenda sederhana sebagai tempat berjualan, namun kualitas dan rasanya tak kalah dengan rasa-rasa mie ayam di restoran. Tak heran gerai mi ayam ini mampu bertahan sejak tahun 1990.

Seporsi mi ayam dengan mi berukuran kecil disajikan bersama daging cincang ayam di atasnya. Kuah dan pangsit basahpun tersedia dengan mangkuk yang berbeda.

Baca juga : Makan Mi Ayam di Belanda? Bisa!

Untuk rasa, tak usah diragukan. Tekstur mi yang lembut dan rasa yang gurih akan Anda rasakan saat mencicip suapan pertama. Cincangan daging ayam sebagai topping tidak kalah gurih dan cenderung sedikit manis.

Tekstur pangsit basahnya pun tak kalah lembut saat digigit. Dalam setiap porsi mi ayam pangsit, pengunjung akan mendapatkan dua buah pangsit basah dengan kuah yang sedikit berminyak dan gurih.

Gerai ini buka setiap hari dari pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Untuk varian mi ayam, tersedia mi ayam biasa dan mi ayam pangsit. Kedua mi ayam tersebut dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau yakni Rp 8.000 per porsi.

3. Mi Ayam Goreng Mekaton

Mie Ayam satu ini terletak cukup jauh dari pusat Kota Yogyakarta, tepatnya di Pasar Sri Kraton, Dusun Sumokaton, Desa Margokaton, Kecamatan Sayegan, Kabupaten Sleman. Jaraknya sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta.

Warung sederhana yang terletak di salah satu sudut pasar tradisional ini nyatanya tidak pernah surut pengunjung. Mi Ayam Mekaton menyajikan menu spesial yang siap memanjakan lidah Anda. Mie ayam goreng menjadi salah satu menu andalan para pembeli. Warung yang telah ada sejak 15 tahun lalu ini diketahui sebagai penjual mi ayam goreng pertama di wilayah Yogyakarta.

Baca juga : Mi Ayam Boomerang, Kuah Pedasnya Bikin Nagih

Bumbu-bumbu yang digunakan untuk membuat mie ayam goreng ini sama dengan mie ayam kebanyakan. Tetapi hal yang membuatnya sedikit berbeda adalah penggunaan merica bubuk di setiap piring mie ayam goreng. Selain itu yang membuat mie ini berbeda adalah pemakain mie segar yang dipakai. Dalam sehari warung ini bisa membuat mie sebanyak enam kali.

Mie ayam goreng.Tribun Jogja/Hamim Thohari Mie ayam goreng.

4. Mie Ayam Popeye

Masih ingat dengan Popeye, tokoh kartun yang gemar makan bayam? Mi Ayam Popeye yang berlokasi di Bantul menyajikan mi ayam dengan bayam, bukan sawi seperti biasanya.

Mi Ayam Popeye berlokasi di Jalan Lingkar Bantul, Dusun Code, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul.  Awal mula tercetus ide mi ayam dengan bayam bukanlah semata-mata karena sang pemilik adalah penggemar berat Popeye. Melainkan dari ketidaksengajaan sang pemilik membawa seikat bayam di kantung belanjaannya. Akhirnya bayam tersebut dijadikan sebagai pendamping mi ayam.

Surami, begitu nama peracik mi ayam bayam ini. Bayam diletakan dalam mangkuk terpisah dengan jumlah yang cukup banyak.

Jika menyantap satu porsinya, Anda dijamin kenyang. Mi ayamnya sendiri sudah terasa manis dan gurih. Taburan potongan ayamnya pun tak tanggung-tanggung, sehingga dijamin Anda akan puas menyantap satu porsi Mi Ayam Popeye. Perpaduan gurih manisnya mie ayam sangat pas dengan segarnya bayam rebus yang cukup lembut.

Mie ayam popeye disajikan dengan bayam sebagai pendamping.Tribun Jogja/Hamim Thohari Mie ayam popeye disajikan dengan bayam sebagai pendamping.

5. Mi Ayam Bangka Pak Harun

Terletak di ruas Jalan HOS Cokroaminoto, Mi Ayam Bangka Pak Harun tentu tak asing lagi bagi warga Yogyakarta. Warung kecil yang berada di depan (sebelah timur) halte bus Trans Jogja SMP Negeri 11 Yogyakarta selalu ramai pengunjung.

“Spesial Mie Ayam Bangka Pak Harun”, begitu tulisan yang terpampang di depan warung ini. Mie ayam Bangka adalah hidangan yang cukup jarang ditemui di Yogyakarta. Namun rasanya yang mantap membuat kedai mi ayam ini selalu ramai oleh pengunjung.

Pria yang memiliki nama lengkap Harun Sumantri adalah pemilik dari warung Mie Ayam Bangka Pak Harun. Pria berdarah Bangka ini ternyata sudah berjualan mi ayam Bangka di Yogyakarta sejak tahun 2006.

Baca juga : Ini Dia 6 Hotel Dekat Stasiun Tugu Yogyakarta

Hal yang membuat mi ayam Bangka ini berbeda dengan kebanyakan mi ayam di Yogyakarta adalah adanya kehadiran toge di setiap mangkuknya, dan mie yang berukuran kecil.

Warung mie ayam bangka ini menyediakan beberapa pilihan hidangan mulai dari mi ayam biasa, pangsit, bakso, hingga mi ayam komplit. Untuk porsi, tersedia porsi jumbo dan biasa.

Bagi Anda yang penasaran mencicipi mi ayam Bangka di Yogyakarta, bisa mampir ke warung ini pukul 08.30 - 17.00 WIB.

PenulisWIENDA PUTRI NOVIANTY
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM