Nikmati Musim Gugur yang Berbeda di Jepang - Kompas.com
Karaksa Media Partner adalah media online penyedia berita terkini seputar Jepang dari sumber terpercaya, “Japan Walker”. Kami akan menyampaikan berita seputar Jepang terkini dari semua genre, seperti kuliner, produk & tren terbaru, festival musiman, tempat hangout, hidden spot, dan masih banyak lainnya.

Nikmati Musim Gugur yang Berbeda di Jepang

Kompas.com - 24/10/2017, 19:38 WIB
Pemandangan di daerah Ibaraki, Jepang, yaitu hamparan tumbuhan Kokia (Kochia Schoparia) yang berbentuk seperti bulatan dan berwarna merah di Hitachi Seaside Park.  
KARAKSA MEDIA Pemandangan di daerah Ibaraki, Jepang, yaitu hamparan tumbuhan Kokia (Kochia Schoparia) yang berbentuk seperti bulatan dan berwarna merah di Hitachi Seaside Park.

KOMPAS.com - Bila berbicara mengenai musim gugur, biasanya kita akan teringat pada pohon Maple ataupun daun Ichou (ginko biloba) yang berubah warna.

Tetapi, sebenarnya ada pemandangan berbeda yang bisa dinikmati di daerah Ibaraki, yaitu hamparan tumbuhan Kokia (Kochia Schoparia) yang berbentuk?seperti bulatan dan berwarna merah di Hitachi Seaside Park. Pemandangan ini seperti keluar dari buku dongeng.

Kali ini kami akan mencoba membuat rencana perjalanan 1 hari di tempat ini.

Bukit Kokia di Hitachi Seaside Park

Taman kota yang luas dengan pemandangan bunga yang mempesona. Di musim gugur pemandangan hamparan tumbuhan kokia di bukit Miharashi merupakan spot yang terkenal di sini.

(Baca juga: Dikejar Zombie di Jepang)

Warnanya akan berubah sedikit demi sedikit dari pepohonan hijau di musim panas ke warna merah musim gugur, dan pada pertengahan Oktober seluruh permukaan bukit akan berwarna merah.

Tidak hanya kokia, nikmati juga bunga cosmos yang mekar di periode yang sama.

Makan Pagi di Kafe Dekat Stasiun

Kafe legendaris yang terkenal dengan menu makan paginya ini memulai bisnisnya pada 1969. Kafe ini mengambil biji kopi langsung dari petani Colombia dan memproses biji kopinya sendiri mulai dari pemanggangan sampai dengan penyaringan.

(Baca juga: Membuat Sendiri Kue Khas Jepang di Kyoto)

Toko ini buka dari jam 08.00 pagi, sehingga dapat menjadi tempat untuk menghisi energi sebelum memulai perjalanan.  

Stasiun Nakane di Jepang merupakan stasiun dengan pemandangan pedesaan yang indah, di mana platfromnya hanya terdiri dari peron yang diberi atap. Di sekitar stasiun ini ada peninggalan sejarah seperti kofun (kuburan kuno Jepang) dan banyak lagi. 
KARAKSA MEDIA Stasiun Nakane di Jepang merupakan stasiun dengan pemandangan pedesaan yang indah, di mana platfromnya hanya terdiri dari peron yang diberi atap. Di sekitar stasiun ini ada peninggalan sejarah seperti kofun (kuburan kuno Jepang) dan banyak lagi.
Jalur Kereta Lokal Hitachinaka Kaihin

Jalur sepanjang 14 kilometer ini memiliki 10 stasiun yang terbentang dari stasiun Katsuta sampai stasiun Ajigaura, dan hampir kebanyakan stasiun tersebut tidak memiliki staf di stasiunnya.

Di antara semua stasiun ini, Nakane merupakan stasiun dengan pemandangan pedesaan yang indah, dimana platfromnya hanya terdiri dari peron yang diberi atap. Di sekitar stasiun ini ada peninggalan sejarah seperti kofun (kuburan kuno Jepang) dan banyak lagi.

Toko Oleh-oleh Inabaya Kashiten

Di daerah Naka Minato yang sempat berjaya pada masa perlayaran di zaman Edo, masih tertinggal beberapa bangunan kuno berupa rumah penduduk dan rumah pedagang yang selamat dari kebakaran besar dan gempa bumi.

Salah satunya Inabaya Kashiten, yang kini dikelola oleh generasi keempat. Ayo jalan-jalan menikmati kota kecil ini sambil makan permen buatan toko ini.

Rencana perjalanan yang cukup menarik untuk musim gugur kan?

Provided by Walkerplus and Tokyo Walker (Nationwide Edition, 14 September 2017)

EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM