Kiat Menghibur Anak yang Bosan di Pesawat - Kompas.com

Kiat Menghibur Anak yang Bosan di Pesawat

Silvita Agmasari
Kompas.com - 27/10/2017, 22:20 WIB
ILUSTRASI - Anak di dalam pesawat.Shutterstock ILUSTRASI - Anak di dalam pesawat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gawai tidak selalu efektif menghibur anak selama penerbangan. Ternyata, usia anak memengaruhi cara orang tua untuk mengusir rasa bosan anak pada penerbangan jarak jauh.

Maskapai Emirates menyelenggarakan riset yang dilakukan oleh Censuswide pada Juni 2017. Data dikumpulkan melalui survei online dengan sampel terdiri dari 2.006 orang tua Inggris dengan anak-anak berusia antara 6 bulan hingga 12 tahun. Para orangtua ini telah memiliki pengalaman perjalanan menggunakan pesawat bersama anak mereka.

Baca juga : Lebih Baik Pilih Kursi Dekat Jendela Saat di Pesawat, Kenapa?

Hasil riset tersebut menunjukkan bahwa 64 persen orang tua khawatir akan perihal menghibur
anak-anak mereka yang dilanda bosan. Kemudian 43 persen orang tua khawatir anak-anak mereka akan mengganggu penumpang lain, dan 23 persen khawatir anak-anak mereka akan dehidrasi selama perjalanan.

Psikolog dan spesialis kebosanan dari Universitas Central Lancashire, Dr Sandi Mann
mengamati 90 anak berusia antara 6 bulan - 11 tahun. 

"Orang tua dari anak-anak yang berusia tiga hingga empat tahun akan mulai menyadari bahwa di saat-saat seperti ini mereka sangat aktif secara fisik. Mulai belajar tentang kemandirian dan mereka mulai membutuhkan hal-hal yang lebih canggih untuk menghibur mereka dibandingkan ketika umur mereka lebih muda. Misalnya, ‘pengasuh elektronik’ seperti tablet dan ponsel, belum tentu cocok untuk semua kalangan usia," kata Dr Sandi Mann sesuai yang dikutip dari siaran pers yang diterima KompasTravel, Kamis (26/10/2017).

Baca juga : Posisi Kursi Pesawat Ternyata Mencerminkan Kepribadian Anda

Dr Sandi Mann memberi saran bagi orangtua dengan anak berusia 0-1 tahun. Para orangtua dapat menghibur anak dengan menyanyi bersama anak dan melaukan permainan cilukba. Panduan kegiatan anak di pesawat yang diberikan oleh Dr Sandi Mann selalu terdiri 
dari rangkaian kegiatan aktif, pasif, inetraktif, kreatif, dan sensori.

Kemudian untuk anak kelompok usia 1-3 tahun, akan lebih terhibur dengan hal-hal sekitar.
Termasuk aktivitas berjalan di sepanjang lorong dan bersosialisasi dengan orang tua serta penumpang lain.

Sedangkan untuk kelompok usia anak yang lebih tua dari tiga tahun, dapat diberi aktivitas
dengan material sederhana seperti buku gambar dan krayon, buku puzzle, dan komik. Bermain tebak-tebakan dan kartu juga dapat menyenangkan anak.

Baca juga : Tips Memilih Makanan di Pesawat

Orangtua juga harus memastikan agar anak-anak mereka bisa beristirahat sesekali dari
aktivitas. Misalnya dengan berjalan di sepanjang lorong pesawat, dan cobalah untuk
membatasi pemandangan pasif (statis) seperti ketika di rumah.

Penelitian ini juga menemukan bahwa aktivitas menonton film kesukaan hanya dapat menahan rasa bosan anak selama 40 menit (untuk kelompok usia 0 – 2 tahun) hingga 105 menit (untuk kelompok usia 11 – 12 tahun).

Sedangkan gawai hanya bisa menahan mereka dari kejenuhan selama 30 menit (untuk kelompok usia paling muda) hingga 90 menit (untuk kelompok usia yang lebih tua).

PenulisSilvita Agmasari
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM