Yuk, Cicipi 3 Bakmi Jawa Legendaris di Yogyakarta - Kompas.com

Yuk, Cicipi 3 Bakmi Jawa Legendaris di Yogyakarta

WIENDA PUTRI NOVIANTY
Kompas.com - 28/10/2017, 17:12 WIB
Bakmi Jawa Pak Pele berada di pojok timur bagian selatan Alun-alun Utara Yogyakarta, atau tepatnya di depan SD Keputran.  TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARI Bakmi Jawa Pak Pele berada di pojok timur bagian selatan Alun-alun Utara Yogyakarta, atau tepatnya di depan SD Keputran.

 JAKARTA, KOMPAS.com – Ternyata selain gudeg, Yogyakarta juga menyuguhkan kuliner yang tak kalah nikmat. Salah satunya adalah Bakmi Jawa. Bakmi Jawa identik dengan hidangan mi kuning yang dimasak diatas arang api yang diberi tambahan berupa suwiran ayam kampung, sayur, dan telur.

Untuk rasa, tak usah diragukan. Proses memasak secara tradisional di atas tungku arang memberikan cita rasa khas gurih tersendiri untuk hidangan ini.

(Baca juga : Mengenal Bakmi Legendaris di Jakarta)

Nah, bagi Anda yang penasaran ingin mencicipi mi Jawa tapi kebingungan, KompasTravel telah memilih 3 Bakmi Jawa yang wajib kamu cicipi saat berlibur ke Yogyakarta.

1. Bakmi Jawa Pak Pele

Beragam menu dapat anda nikmati di warung bakmi Pak Pele, seperti bakmi goreng, bakmi ‘godog’ (rebus), bakmi nyemek (kuahnya lebih sedikit dari bakmi rebus), nasi goreng, dan magelangan (nasi goreng yang dicampur bakmi).

(Baca juga : 13 Jenis Bakmi yang Berbeda di Satu Tempat, Pilih Mana?)

Sama seperti kebanyakan bakmi jawa, terdapat dua jenis bakmi yang tersedia yakni bakmi kuning dan bihun.

Untuk menu bakmi, baik godok maupun goreng, bakmi dimasak bersama dengan potongan daging ayam kampung, telur, irisan kol. Rasa gurih dari kaldu ayam yang digunakan dalam proses pemasakan menjadikan cita rasa bakmi Pak Pele semakin nikmat.

Bakmi Jawa Pak Pele berada di pojok timur bagian selatan Alun-alun Utara Yogyakarta, atau tepatnya di depan SD Keputran. Warung Bakmi Pele ini mulai buka dari pukul 17.30 sampai malam hari.TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARI Bakmi Jawa Pak Pele berada di pojok timur bagian selatan Alun-alun Utara Yogyakarta, atau tepatnya di depan SD Keputran. Warung Bakmi Pele ini mulai buka dari pukul 17.30 sampai malam hari.
Salah satu ciri khas yang membuat bakmi Pak Pele menjadi spesial adalah penggunaan telur bebek yang menambah rasa gurih.

(Baca juga : Jalan-jalan ke Bantul? Cobalah Bakmi Karet dan Bakso Domba)

Untuk pilihan mi, pengunjung bisa memilih menggunakan bakmi kuning atau bihun dalam hidangan yang dipesan. Dalam penyajian biasa, bakmi jawa dimasak dengan campuran bakmi kuning dan bihun.

Lokasi bakmi jawa ini sangat mudah ditemui yakni di pojok timur bagian selatan Alun-alun Utara Yogyakarta, atau tepatnya di depan SD Keputran. Warung Bakmi Pele ini mulai buka dari pukul 17.30 sampai malam hari. Untuk harga, semua makanan yang ada di warung bakmi dikenakan biaya sebesar Rp 19.000.

2. Bakmi Mbah Wito

Berlokasi di Jalan Lingkar Utara, Piyaman, Wonosari, Piyaman, Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bakmi satu ini dikenal sebagai langanan para pejabat.

Yang membuat bakmi ini digemari banyak pejabat adalah rasa gurihnya kaldu ayam yang menyiram mi. Kaldunya sendiri diketahui merupakan hasil dari empat ayam jawa pilihan yang direbus dengan seperempat kilogram udang basah dan seperempat kilogram gula batu.

Bakmi Mbah Wito, Bakmi jawa legendaris di Jogjakarta.pegipegi.com Bakmi Mbah Wito, Bakmi jawa legendaris di Jogjakarta.
Hal tersulit dari penyediaan bahan olahan mi jawa ini adalah mencari ayam kampung, atau dikenal juga dengan istilah ayam jawa, yang tepat. Ayam jawa pilihan haruslah ayam betina produktif yang sudah uritan atau sedang akan bertelur.

Jika telah dimasak, butiran kecil telur yang belum bercangkang menambah gurih sekaligus mempertajam rasa kaldu. Resep bakmi jawa ini telah dipraktikkan Mbah Wito sejak zaman sebelum kemerdekaan.

Bagi Anda yang ingin menyantap seporsi bakmi Mbah Wito, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya yang cukup terjangkau yakni berkisar Rp 7.000.

3. Bakmi Kadin

Makan mi sambil ditemani lagu keroncong. Di bakmi Kadin, Anda bisa menikmati sensasi makan mi yang berbeda.

Jarang ada kelompok musik memainkan lagu keroncong asli di atas panggung terbuka seperti ini. Terlihat di luar terdapat plang nama: Bakmi Kadin. Dinamakan Bakmi Kadin karena kedai mi jawa ini ada di gedung Kadin Yogyakarta.

Gurih kaldunya sangat terasa dari awal sampai ujung lidah. Bahkan disantap dengan mi berserta isinya, kekuatan rasa kaldunya masih kuat. Telur yang digunakan pun adalah telur bebek. Gurihnya telur bebek tentu menambah nikmat seporsi Bakmi Kadin.

Bakmi Kadin dimasak dengan kompor arang membuat aroma kuahnya semakin gurih.KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Bakmi Kadin dimasak dengan kompor arang membuat aroma kuahnya semakin gurih.
Bumbu campuran Bakmi Kadin sama dengan Bakmi Jawa lainnya yaitu minyak sayur, bawang putih, dan garam. Tak ketinggalan taburan goreng bawang dan acar timun irisan.

Kalau mau pedas langsung bisa minta dicampur dengan cabe rawit iris. Bisa juga digigit atau keletuk sendiri saat makan.

Selain bakmi kuah, Bakmi Kadin juga menyediakan Bakmi Goreng Jawa. Bumbunya sama dengan Bakmi Kuah, bedanya hanya ditambah kecap. Rasa manisnya tidak terlalu banyak karena rasa gurih dari campuran kuah dan ayam suwirnya bersaing dengan rasa kecapnya.

Untuk harga, seporsi Bakmi Kadin seharga di kisaran Rp 17.000 - Rp 22.000.

PenulisWIENDA PUTRI NOVIANTY
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM