Melancong ke Solo, Yuk Mampir ke 5 Obyek Wisata Ini - Kompas.com

Melancong ke Solo, Yuk Mampir ke 5 Obyek Wisata Ini

WIENDA PUTRI NOVIANTY
Kompas.com - 04/11/2017, 17:09 WIB
Lingkungan keputren Keraton Solo.KOMPAS.com/M Wismabrata Lingkungan keputren Keraton Solo.

JAKARTA, KOMPAS.com – Surakarta atau lebih dikenal sebagai Solo ternyata menjajakan destinasi wisata yang tak kalah mengasyikkan. Wisata kuliner juga siap dihadirkan untuk memanjakan lidah Anda karena rasanya yang tentu nikmat. Tak lengkap rasanya jika mampir ke Kota Solo tanpa membeli batik khas Solo.

Bagi Anda yang mulai mengagendakan berlibur ke kota Solo, Yuk simak beberapa destinasi wisata yang telah KompasTravel himpun :

1. Keraton Kasunanan Solo

Belum lengkap rasanya mengunjungi Solo tanpa pergi ke Keraton Kasunanan Surakarta. Menjelajahi keraton yang dibangun tahun 1745 oleh Raja Paku Buwono II ini, Anda akan dibawa menjelajahi sejarah, seni, dan juga budaya dalam waktu yang bersamaan.

(Baca juga : 6 Hidangan Legendaris Solo di Pasar Gede)

Di Keraton Kasunanan Surakarta, Anda juga bisa melihat peninggalan di bangunan Kompleks Alun-alun Lor, Kompleks Sasana Sumewa, Kompleks Siti Hinggil Lor, Kompleks Kamandungan Lor, Kompleks Sri Manganti, Kompleks Kedhaton, Kompleks Magangan, Kompleks Sri Manganti dan Kamandungan Kidul, Kompleks Siti Hinggil Kidul dan Alun-alun Kidul.

(Baca juga : Di Balik Dinding Kampung Batik Laweyan Solo)

Tak boleh kelewatan, Anda juga wajib mengunjungi Museum Keraton Kasunanan Surakarta. Museum ini menyimpan berbagai benda pusaka serta koleksi-koleksi keraton lainnya.

Pengunjung mengabadikan berbagai pusaka dan benda koleksi Museum Keraton Kasunanan Surakarta yang menjadi salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi di Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/1/2011). Pengunjung museum ini selama liburan pergantian tahun meningkat dua kali lipat daripada hari biasa. Selain mengisi liburan, berwisata ke museum keraton juga menambah pengetahuan tentang sejarah. KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Pengunjung mengabadikan berbagai pusaka dan benda koleksi Museum Keraton Kasunanan Surakarta yang menjadi salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi di Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/1/2011). Pengunjung museum ini selama liburan pergantian tahun meningkat dua kali lipat daripada hari biasa. Selain mengisi liburan, berwisata ke museum keraton juga menambah pengetahuan tentang sejarah.
2. Pasar Klewer

Berbelanja oleh-oleh tentu wajib dilakukan. Pasar menjadi destinasi favorit wisatawan karena banyak varian, harganya pun terjangkau. Pasar Klewer pun tak ketinggalan menjadi destinasi para wisatawan mencari suvenir dan oleh-oleh khas kota Solo.

(Baca juga : Cari Oleh-oleh Khas Solo? Coba Kunjungi Pasar Klewer...)

Aneka produk batik bisa ditemui di Blok C Pasar Klewer Sementara. Pedagang-pedagang produk batik menempati kios-kios yang dibangun sementara pasca bangunan pasar yang lama terbakar.

Untuk Aneka batik, Anda bisa menemukan produk-produk batik seperti kemeja, daster, baju tidur, celana, baju formal, dan aneka produk lain. Corak yang dijual pun beragam. Tidak hanya batik solo, batik semarang, batik kudus, batik pekalongan pun lengkap ditemui di pasar ini.

Selain batik, aneka jajanan ditumpuk oleh penjual di kios-kios yang ditempati di Blok D Pasar Klewer Sementara. Seperti dodol, jenang, onde-onde, enting-enting kacang, ampyang jahe, intip, belut goreng, keripik tempe sagu, keripik bayem, belut, gemplak, dodol, bakpia, dan aneka jajajan lain lengkap dijual.

Pedagang di Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik di kios pasar pada Sabtu (23/7/2016). Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik mulai dari baju anak-anak hingga dewasa baik kemeja maupun baju tidur.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Pedagang di Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik di kios pasar pada Sabtu (23/7/2016). Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik mulai dari baju anak-anak hingga dewasa baik kemeja maupun baju tidur.
Harga jajanannya pun bervariasi. Untuk satu kilo dodol dijual mulai dari harga Rp 15.000 - Rp 20.000. Sedangkan untuk harga batik akan dibanderol sesuai pakaian yang Anda pilih kisaran Rp 22.000 hingga Rp 55.000. Pasar Klewer Sementara buka mulai pukul 08.00 dan tutup pada pukul 17.00 WIB.

3. Taman Balekambang

Lelah dalam perjalanan melewati Jalan Raya Pantai Utara Jawa, Taman Balekambang bisa jadi pilihan untuk “ngadem” di Kota Solo. Jejeran pepohonan hijau nan teduh yang menyediakan oksigen dan siap membuat Anda rileks.

Anda bisa duduk-duduk santai atau berpiknik bersama keluarga di Taman Balekambang yang digadang-gadang menjadi hutan kota-nya masyarakat Solo. Jangan lupa untuk berfoto sekadar mengabadikan momen liburan bersama keluarga.

Para penari dari Sanggar Kembang Lawu Karanganyar, Jawa Tengah, membawakan tarian Ayunan Payung dalam pembukaan Festival Payung Indonesia II 2015 di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2015). Festival yang digelar pada Jumat-Minggu (11-13/9) ini diharapkan turut melestarikan kerajinan payung tradisional Indonesia.KOMPAS/ERWIN EDHI PRASETYA Para penari dari Sanggar Kembang Lawu Karanganyar, Jawa Tengah, membawakan tarian Ayunan Payung dalam pembukaan Festival Payung Indonesia II 2015 di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2015). Festival yang digelar pada Jumat-Minggu (11-13/9) ini diharapkan turut melestarikan kerajinan payung tradisional Indonesia.
Taman Balekambang terletak  di Jalan Ahmad Yani atau Jalan Semarang, Solo. Taman Balekambang hanya berjarak sekitar 1,4 kilometer dari Graha Saba Buana.

Di sana juga terdapat beberapa ekor rusa yang dilepasliarkan dan ada juga taman reptil, green house, taman air, tempat outbond, gedung ketoprak, serta rumah peristirahatan.

4. Pasar Gede

Tak lengkap rasanya jika berlibur tapi tidak mencicipi kuliner khas Solo. Di pasar yang telah berdiri sejak 1930 ini, terdapat banyak kuliner yang menggiurkan. Anda bisa mencicipi berbagai macam kuliner khas Solo mulai dari minuman, cemilan hingga santapan besar yang siap mengisi perut Anda.

Nasi Liwet Bu Sri di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah. KOMPAS.com/ Lulu Cinantya Mahendra Nasi Liwet Bu Sri di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah.
Mulai dari nasi liwet, timlo, tahok, es dawet, hingga lenjongan siap memanjakan lidah Anda. Brambang Asem yang menjadi hidangan yang sulit ditemui di Solo pun bisa ditemukan di Pasar Gede. Bagi Anda yang ingin mampir ke pasar Gede, pasar ini berlokasi di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo.

5. Kampung Lawean dan Kauman

Jika di Pasar Klewer Anda bisa memilih beberapa varian batik dari Solo dan daerah sekitarnya. Di Kampung Batik Laweyan dan Kauman, Anda bisa mampir ke salah satu pusat produksi batik tradisional terbesar di Kota Solo.

Hal yang membedakan dua tempat tersebut adalah motifnya. Kampung Batik Laweyan memiliki ratusan jenis motif dan kecenderungan warna yang terang. Sedangkan Kampung Batik Kauman memiliki kecenderungan motif yang berwarna coklat cenderung gelap.

Kampung Laweyan di Solo, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARI Kampung Laweyan di Solo, Jawa Tengah.
Kampung Batik Laweyan terletak di Jalan Jalan Doktor Radjiman nomor 521, Laweyan, Jawa Tengah. Sedangkan Kampung Batik Kauman terletak di Jalan Wijaya Kusuma.

Saat menyusuri Kampung Batik Laweyan, Anda bisa memilih berjalan kaki atau menggunakan becak. Para tukang becak siap mengantar para pengunjung menyusuri deretan industri batik rumahan dan sesekali berhenti di toko-toko batik.

Bersama keluarga berkeliling Kampung Batik Laweyan dan Kauman pada pagi hari agar bisa melihat proses pembuatan batik tulis, batik cap, pencelupan, pencucian, hingga penjemuran kain. Tak ketinggalan, Anda juga bisa membeli batik-batik yang dijual di Kampung Batik Laweyan dan Kauman.

PenulisWIENDA PUTRI NOVIANTY
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM