Menyusuri Jembatan Merah Putih, Ikon Baru Pariwisata Ambon - Kompas.com

Menyusuri Jembatan Merah Putih, Ikon Baru Pariwisata Ambon

Muhammad Irzal Adiakurnia
Kompas.com - 14/11/2017, 09:06 WIB
Jembatan Merah Putih, yang jadi salah satu ikon baru Kota Ambon. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Jembatan Merah Putih, yang jadi salah satu ikon baru Kota Ambon.

AMBON, KOMPAS.com - Saat melancong di Ambon, jangan lupa menyempatkan diri untuk melewati dan melihat langsung jembatan terpanjang di Indonesia bagian timur.

Jembatan Merah Putih, begitu namanya, membentang sepanjang 1.140 meter. Jembatan kebanggaan Ambon ini membentang di atas Teluk Ambon yang terkenal keindahannya.

"Sejak diresmikan pada April 2016, jembatan ini kini menjadi ikon wisata Ambon," ujar Henry Marijes Sopachua selaku Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon kepada KompasTravel, Sabtu (11/11/2017).

Baca juga : Gairah Pariwisata Ambon Menuju Kota Musik Dunia

Birunya laut dengan hilir mudik kapal-kapal besar menyapa KompasTravel saat berkunjung ke Jembatan Merah Putih dalam Culture and Culinary Trip yang diadakan PT JAS Airport Service. Bahkan saat itu para penerbang paralayang sedang unjuk kebolehan terbang di atas tenangnya arus teluk tersebut.

Tak perlu ke pantai ataupun bukit untuk melihat pemandangan seindah itu. Di Ambon Anda bisa melihatnya di kota, bahkan di perjalanan dari Bandara Pattimura hingga pusat Kota Ambon.

Jembatan Merah Putih diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Senin (4/4/2016).Dokumentasi Pusat Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jembatan Merah Putih diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Senin (4/4/2016).

Pemandangan tersebut seolah menjadi sambutan yang menarik, dan jadi penawar lelah perjalanan jauh yang ditempuh dari Pulau Jawa. Asyiknya, suasana tersebut dapat Anda nikmati sekitar tiga-empat menit, selama kendaraan Anda melaju melewati panjangnya jembatan itu.

Baca juga : Bendera Sepanjang 4 Kilometer Dikibarkan di Jembatan Merah Putih Ambon

Sore dan menjelang malam, pemandangan pun berganti. Matahari terbenam di sisi barat teluk, gurat senjanya menyelinap di antara kapal-kapal yang hilir mudik.

Sementara itu, menjelang malam, lampu-lampu perkotaan pun kian gemerlap. Menambah ramai pemandangan malam Ambon kala itu.

"Di akhir pekan, semakin malam semakin ramai wisatawan yang berfoto. Dengan latar belakang gemerlap lampu kota, dan sesekali lampu kapal berseliweran," ujar Henry.

Baca juga : Kapal Pesiar Berbendera Jepang Singgahi Kota Ambon

Henry menjelaskan bahwa jembatan yang belum lama diresmikan Presiden Joko Widodo tersebut efektif menyingkat waktu perjalanan hingga 30 menit. Jika dahulu dari Bandara Pattimura ke Kota Ambon harus menempuh 60 menit lebih dengan jarak 35 kilometer dengan memutari teluk, kini perjalanannya hanya 30 menit.

Jembatan tersebut menghubungkan antara Ambon Utara dan Ambon Selatan. Tepatnya menghubungkan Desa Rumah Tiga (Kecamatan Sirimanu) dengan Desa Hative Kecil (Kecamatan Teluk Ambon).

Jika Anda ingin kesana, waktu terbaiknya ialah sore hari jelang matahari terbenam. Selain pemandangan senjanya yang memesona, cuaca panas Ambon juga sudah berganti sejuk.

Namun bagi yang menggunakan kendaraan roda empat, Anda dilarang berhenti bahkan parkir di sana. Cukup mengambil momen dari dalam kendaraan Anda.

********************

Mau paket wisata gratis ke Thailand bersama 1 (satu) orang teman? Ikuti kuis kerja sama Omega Hotel Management dan Kompas.com dalam CORDELA VACATION pada link INI. Hadiah sudah termasuk tiket pesawat (PP), penginapan, dan paket tur di Bangkok.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisMuhammad Irzal Adiakurnia
EditorSri Anindiati Nursastri

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM