9 Fakta Terminal Bandara Terbaik di Indonesia, Terminal 3 Soetta - Kompas.com

9 Fakta Terminal Bandara Terbaik di Indonesia, Terminal 3 Soetta

Silvita Agmasari
Kompas.com - 15/11/2017, 18:04 WIB
Suasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, baru saja dinobatkan sebagai bandara terbaik (Best Airport of The Year) di Indonesia tahun 2017 versi Majalah Bandara. Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta mengungguli 10 bandara di Indonesia seperti I Gusti Ngurah Rai di Bali dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan.

Resmi dibuka pada 9 Agustus 2016, bandara ini memiliki beberapa fakta menarik. Berikut fakta-fakta seputar Terminal 3 yang dihimpun oleh KompasTravel.

1. Sempat disebut Terminal 3 Ultimate

Penggunaan kata 'ultimate' ternyata dikritik banyak orang karena berasal dari bahasa Inggris yang berarti paling akhir atau mutakhir. Hingga akhirnya pada Juni 2016 ketika bandara belum beroperasi, pihak Angkasa Pura II menghapus kata ultimate pada Terminal 3.

Kata ultimate sendiri dicantumkan karena sebelumnya Terminal 3 merupakan proyek pengembangan dari Terminal 3 lama yang digunakan khusus oleh maskapai Air Asia.

2. Luas mengalahkan Terminal 3 Changi, Singapura

Terminal 3 memiliki total luas 422.804 meter persegi. Dengan luas bangunan sekitar 331.101 meter persegi, gedung parkir 85.878 meter persegi, dan bangunan penumpang VVIP 6.124 meter persegi. Luas Terminal 3 lebih besar dari Terminal 3 Bandara Changi Singapura, namun masih kalah dengan Terminal 4 Changi yang memiliki luas setara 27 lapangan sepak bola.

3. Dilengkapi fasilitas canggih

Terminal 3 menggunakan teknologi canggih yang mirip dengan bandara luar negeri. Misalnya mesin penanganan bagasi otomatis atau Baggage Handling System (BHS), mesin check in, mesin pendeteksi bahan peledak yakni BHS level 5, CCTV yang terdapat di 500-600 titik, WiFi dengan kecepatan 50 MBPS, Fully Intelligence Building Management System (IBMS) yakni teknologi otomatis untuk gedung ramah lingkungan, teknologi pencahayaan sesuai kondisi cuaca, dan rain water system yang menyaring air hujan jadi air bersih.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8/2016).Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi sepenuhnya hari ini.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8/2016).Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi sepenuhnya hari ini.

4. Ada banyak karya seni

Layaknya galeri seni, ada banyak lukisan dan seni instlasi yang dipajang di Terminal 3. Rata-rata adalah karya seniman lokal Indonesia. Salah satu yang paling sensasional adalah lukisan yang mirip tokoh PKI, DN Aidit.

5. Maskapai yang beroperasi di Terminal 3

Awal beroperasi, Terminal 3 pertama kali diisi oleh maskapai Garuda Indonesia. Setelah itu diikuti oleh maskapai lain seperti Saudi Arabian Airlines, Vietnam Airlines , Korea Airlines, dan Xiamen Airlines. Tidak menutup kemungkinan masih ada maskapai lain yang akan pindah ke Terminal 3.

6. Berbagai pilihan restoran

Ada banyak pilihan restoran di Terminal 3. Seperti Kulinari Food Market, di mana terdapat kedai nasi padang, sup buntut, Baso Afung, kedai kopi Liberica dan Warung Koffie Batavia, Waroeng Kita, Ramen Sanpachi, Warung Tekko, Holycow, Hong Tang, Roti Papabunz, sampai jajan pasar tradisional Bekal dari Ibu.

Terminal 3 juga dilengkapi minimarket, toko elektronik dan toko buku yang kabar gembiranya dekat dengan gate keberangkatan.

Kondisi satu trainset kereta tanpa awak atau skytrain usai diuji coba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (21/8/2017). Skytrain dioperasikan untuk mengakomodasi perpindahan penumpang dari satu terminal ke terminal lainnya dan direncanakan akan beroperasi penuh pada September 2017 mendatang.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Kondisi satu trainset kereta tanpa awak atau skytrain usai diuji coba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (21/8/2017). Skytrain dioperasikan untuk mengakomodasi perpindahan penumpang dari satu terminal ke terminal lainnya dan direncanakan akan beroperasi penuh pada September 2017 mendatang.

7. Ada Skytrain untuk penghubung ke terminal lain

Skytrain berfungsi untuk menghubungkan penumpang untuk berpindah dari Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soekarno Hatta. Skytrain dioperasikan tanpa awak dan mulai beroperasi pada September 2017.

8. Ada mobil golf dan petugas bersepatu roda

Terminal tiga memfasilitasi 15 mobil golf bagi penumpang yang mau berangkat menuju boarding gate dan bagi penumpang yang baru mendarat untuk menuju tempat pengambilan bagasi. Uniknya, para petugas di Terminal 3 juga difasilitasi sepatu roda. Jangan ragu untuk bertanya arah atau perihal apapun kepada mereka. 

9. Pernah banjir dan gangguan listrik

Tak selamanya berkabar manis, Terminal 3 juga pernah tergenang air karena atap yang bocor (3/10/2017) dan mengalami gangguan listrik sehingga pesawat tertunda terbang (13/6/2017).

********************

Mau paket wisata gratis ke Thailand bersama 1 (satu) orang teman? Ikuti kuis kerja sama Omega Hotel Management dan Kompas.com dalam CORDELA VACATION pada link INI. Hadiah sudah termasuk tiket pesawat (PP), penginapan, dan paket tur di Bangkok.

PenulisSilvita Agmasari
EditorSri Anindiati Nursastri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM