Dampak Erupsi Gunung Agung, Hari Ini Citilink Batalkan 36 Penerbangan - Kompas.com

Dampak Erupsi Gunung Agung, Hari Ini Citilink Batalkan 36 Penerbangan

Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Kompas.com - 28/11/2017, 16:05 WIB
Pesawat Airbus 320 Neo ditarik memasuki Hanggar 4 di Garuda Management Facility, Bandara Soekarno Hatta, Banten, Jumat (24/2/2017). Pesawat Airbus 320 Neo ini adalah pertama kali di Indonesia yang akhirnya dimiliki oleh maskapai penerbangan Citilink.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Pesawat Airbus 320 Neo ditarik memasuki Hanggar 4 di Garuda Management Facility, Bandara Soekarno Hatta, Banten, Jumat (24/2/2017). Pesawat Airbus 320 Neo ini adalah pertama kali di Indonesia yang akhirnya dimiliki oleh maskapai penerbangan Citilink.

JAKARTA, KOMPAS.com – Maskapai penerbangan Citilink membatalkan 36 penerbangan pada Selasa (28/11/2017) terkait dengan aktivitas Gunung Agung Bali yang sudah masuk status awas sejak Sabtu (25/11/2017). Penerbangan tersebut dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar dan Bandara Lombok Praya.

“Sesuai dengan hasil kordinasi perkembangan aktifitas vulkanik Gunung Agung Bali dan pertimbangan yang menunjukan abu vulkanik beresiko pada keselamatan penerbangan, maka Citilink Indonesia memutuskan untuk membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Bali dan Lombok pada Selasa (28/11/2017),” kata Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Selasa.

(Baca juga : Dampak Erupsi Gunung Agung, 30 Penerbangan Citilink ke Bali Dibatalkan)

Benny mengatakan, keputusan tersebut dilakukan untuk memperhatikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan bagi para penumpangnya. Adapun pembatalan penerbangan, kata dia, mengacu pada yang diperoleh dari analisis Route Advisory VAAC, BMKG, HIMAWARI, WNI dan sumber lainnya.

“36 penerbangan yang dibatalkan selasa ini, yaitu penerbangan dari Jakarta (Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma), Bandung, Balikpapan, Surabaya dan Dili,” kata Benny.

Warga Bali menonton erupsi Gunung Agung terlihat dari Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer.AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA Warga Bali menonton erupsi Gunung Agung terlihat dari Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer.
Sementara itu, untuk penerbangan pada tanggal Rabu (29/11/2017) besok, akan diputuskan lebih lanjut sesuai laporan perkembangan yang ada di lapangan

Bagi penumpang yang terkena dampak pembatalan, Citilink Indonesia menyediakan opsi refund (pengembalian uang pembelian tiket) serta reschedule (penjadwalan ulang penerbangan).

(Baca juga : 545 Penumpang Tinggalkan Bandara Ngurah Rai Gunakan Transportasi Darat)

Adapun opsi refund ini akan diarahkan sesuai tempat pembelian tiket pesawat tersebut seperti agen pariwisata baik konvensional maupun online, serta pembelian langsung melalui website resmi Citilink.

Benny berharap, penerbangan dapat kembali baik dalam waktu dekat, sehingga operasi transportasi udara dapat kembali berjalan dengan normal.

PenulisAnggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
EditorWahyu Adityo Prodjo
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM