Permintaan Transportasi Helikopter di Indonesia Terus Berkembang - Kompas.com

Permintaan Transportasi Helikopter di Indonesia Terus Berkembang

Anggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
Kompas.com - 06/12/2017, 09:33 WIB
PT Whitesky Aviation meluncurkan helikopter yang bisa menjadi moda transportasi antar kota yakni Helicity, di Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017). KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH PT Whitesky Aviation meluncurkan helikopter yang bisa menjadi moda transportasi antar kota yakni Helicity, di Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Kini, helikopter menjadi salah satu moda transportasi antarkota yang dapat digunakan oleh masyarakat terutama di Jakarta. Helicity (Helicopter City Transport) sudah resmi diluncurkan pada Senin (4/12/2017) kemarin.

Peluncuran Helicity, menurut CEO PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja bahwa melihat adanya potensi yang cukup bagus menjadikan helikopter sebagai pelengkap moda transportasi yang sudah ada.

(Baca juga : 5 Tahun Mendatang, Helicity Akan Operasikan 30 Helikopter)

“Saya melihat potensi (transportasi helikopter) bagus ya (untuk masa depan). Sebagai komparasi di Amerika untuk sipil ada 12 ribu (helikopter), di Brasil ada 2.000 helikopter, dan Australia 2.000 helikopter. Tapi Indonesia negara dengan ribuan kepulauan hanya ada 100 helikopter. Saya didukung Kemenhub untuk keamanan dan selama lima tahun, helicity menjadi 30 armada,” kata Denon usai peluncuran Helicity di Wisma Aldiron Pancoran, Jakarta, Selatan, Senin (4/12/2017).

“Kita merintis dari tahun 2015 mulai promosikan Helicity, tapi waktu itu belum banyak peminatnya baru satu-dua aja peminatnya. Nah tahun 2016 sudah mulai ada respon karena menurut saya harganya mulai affordable,” kata Denon.

(Baca juga : Mengapa Helikopter Antarkota Tidak Ada Penerbangan Malam?)

Di tahun 2016, lanjut Denon, terlihat lebih meingkat, setidaknya Helicity dapat melakukan penerbangan satu atau dua kali dalam satu bulan.

Menurut Denon, lain halnya di tahun 2017 yang terlihat lebih meningkat. Banyak penumpang yang menghubungi call centre setiap harinya sekitar empat hingga 10 penerbangan dalam satu bulan.

Selain itu, Denon menilai ada dua peak season ketika orang akan menggunakan helikopter. Pertama adalah holiday season dan yang kedua adalah Hari Raya Idul Fitri. Dia juga berharap di tahun 2018 setidaknya dapat melakukan 30 penerbangan dalam satu bulan.

Adapun Helicity merupakan moda transportasi udara antarkota yang dapat digunakan oleh masyarakat.

PT Whitesky Aviation meluncurkan helikopter yang bisa menjadi moda transportasi antar kota yakni Helicity, di Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017). KOMPAS.COM/Anggita Muslimah PT Whitesky Aviation meluncurkan helikopter yang bisa menjadi moda transportasi antar kota yakni Helicity, di Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).
Helikopter tersebut sudah bisa digunakan dengan beberapa rute, di antaranya Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Cirebon, dan Bali.

Khusus untuk keberangkatan dari Jakarta menuju beberapa daerah, misalnya saja tujuan Bandung, Anda bisa berangkat dari lapangan atau helispot yang ada di Wisma Aldiron Pancoran atau melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Sementara, biaya yang dikenakan untuk bisa menggunakan Helicity ini beragam. Tergantung jenis helikopter juga kapasitas penumpang dan durasi penerbangan.

Biaya yang dikenakan mulai dari Rp 7 juta untuk satu helikopter kapasitas maksimal empat orang. Harga tersebut sudah termasuk asuransi, namun belum termasuk biaya PPN sebesar 10 persen dan biaya helispot sekitar Rp 2 juta.

PenulisAnggita Muslimah Maulidya Prahara Senja
EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM