Jelang Imlek, Okupansi Hotel di Palembang Meningkat - Kompas.com

Jelang Imlek, Okupansi Hotel di Palembang Meningkat

Kompas.com - 14/02/2018, 13:10 WIB
Suasana malam penyalaan lampu Light Emiting Diode (LED) di Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (18/5). Royal Philips Electronic bersama Pemkot Palembang menggantikan lampu pijar dengan lampu LED untuk mendukung program Kota Terang Hemat Energi (KTHE) Penggunaan lampu LED dapat menghemat biaya listrik di jembatan tersebut dari sebelumnya 900 juta menjadi Rp 250 juta per tahun. SERAMBI/M ANSHAR Suasana malam penyalaan lampu Light Emiting Diode (LED) di Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (18/5). Royal Philips Electronic bersama Pemkot Palembang menggantikan lampu pijar dengan lampu LED untuk mendukung program Kota Terang Hemat Energi (KTHE) Penggunaan lampu LED dapat menghemat biaya listrik di jembatan tersebut dari sebelumnya 900 juta menjadi Rp 250 juta per tahun.

 JAKARTA, KOMPAS.com – Jelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 16 Februari 2018 tepatnya akhir pekan ini, okupansi hotel di Palembang, Sumatera Selatan terus meningkat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Provinsi Sumatera Selatan, Irene Camelin Sinaga mengatakan bahwa rata-rata hotel di Palembang sudah terisi hingga 80 persen.

“Rata-rata (okupansi hotel) sudah full 80 persen hingga 90 persen. Kalau (hotel) bintang lima sudah 100 persen,” kata Irene kepada KompasTravel saat dihubungi, Selasa (13/2/2018).

Baca juga : Filosofi Angpao, Amplop Merah Berisi Uang saat Imlek

Menurut dia, memang meningkatnya okupasi hotel di Palembang terkai dengan perayaan Tahun Baru Imlek di akhir pekan yang juga menjadi libur yang cukup panjang.

Pulau Kemaro di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/8/2017).KOMPAS.COM/ I MADE ASDHIANA Pulau Kemaro di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (22/8/2017).
“Kalau di Palembang pasti okupansinya meningkat (saat Imlek jika dibandingkan) dari liburan biasa, karena Palembang merupakan tanah leluhur dari orang-orang Tionghoa, Malaka, dan Melayu. Sehingga tingkat okupansi kamar akan tinggi,” kata dia.

Biasanya mereka yang datang ke Palembang pada saat Tahun Baru Imlek akan melakukan beberapa kegiatan seperti melakukan sembahyang dan ziarah ke makam leluhur.

Setelah selesai, biasanya mereka pun akan berkunjung ke beberapa obyek wisata juga menikmati ragam kuliner yang ada di Palembang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X