Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Artotel Yogyakarta Hadirkan Ajang Kolaborasi Seniman Muda

Kompas.com - 08/10/2018, 10:47 WIB
Muhammad Irzal Adiakurnia,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kolaborasi seniman Yogyakarta yang tergabung dalam komunitas Survive Garage bersama Artotel Yogyakarta, mengadakan pameran dan rangkaian acara seni bagi wisatawan, pada 5 Oktober-25 November 2018.

Rangkaian acara seni ini menampilkan puluhan karya dari seni lukis dan seni intalasi berbagai media. Hasil karya dari 16 seniman lintas disiplin ilmu ini dipamerkan sekaligus bisa jadi buah tangan bagi pengunjung Artotel Yogyakarta.

"Dari pameran ini pengunjung bisa menikmati karya seninya dan bisa dijadikan oleh-oleh atau koleksi pribadi, karena memang karya-karyanya dijual," kata Tities, Marketing Communication Artotel Yogyakarta saat dihubungi KompasTravel, Minggu (7/10/2018).

Baca juga: Artotel Group Buka Hotel Baru di Bandung

Beberapa karya yang cukup unik yang ditampilkan antara lain instalasi aluminium (mixmedia in aluminium) karya dari Dhomas Yudhistira, berjudul "The Reading of Cupu Panjala".

Wisatawan dan seniman menyaksikan pameran seni di Artotel Yogyakarta, 5 Oktober-25 November 2018.Artotel Yogyakarta Wisatawan dan seniman menyaksikan pameran seni di Artotel Yogyakarta, 5 Oktober-25 November 2018.
Salah satu ciri seniman Yogyakarta yang suka memasukkan nilai budaya dalam seni modernnya juga hadir dari beberapa seniman di sini. Salah satunya instalasi wayang polah, dari Trianto Kotrek berjudul "Nyang-nyangan Jemuah Wage".

Berbagai karya tersebut dapat dibeli wisatawan dengan harga yang bervariasi, mulai Rp 2,3 juta hingga Rp 23 juta.

Pembukaan kegiatan ini, pada Jumat (5/10/2018) juga bersamaan dengan hari jadi komunitas yang sudah berkiprah sembilan tahun di Yogyakarta. Mayoritas dari mereka menuangkan karyanya di ruang bebas Yogyakarta, atau bisa disebut street art.

Dalam pembukaan acara terebut juga ditampilkan hiburan berupa DJ performance dari seniman seniman Survive Garage dan barbecue di ARTspace ARTOTEL Yogyakarta, dan di ROCA, lantai mezzanine.

"Dari pameran ini sebenarnya juga untuk ajang kumpul-kumpul dari seniman kolektif yang lebih banyak street artist, biasanya mereka berkarya di jalanan, tenyata tetap bisa memberikan karya yang ga melulu vandal, justru ada estetikanya," pungkas Tities.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com