Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kapal Pesiar Aqua Blu, Eks Kapal Perang yang Kandas di Raja Ampat

Kompas.com - 20/12/2019, 18:20 WIB
Nabilla Ramadhian,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kapal pesiar Aqua Blu dilaporkan kandas di Raja Ampat, Papua, Jumat (20/12/2019).

Akibat kandasnya kapal pesiar mewah itu, terumbu karang di kawasan konservasi perairan nasional (KKPN) di Pulau Wayag, Raja Ampat, disebut-sebut mengalami kerusakan.

Baca juga: Kapal Pesiar Aqua Blu Kandas di Wilayah Terumbu Karang Raja Ampat

Lantas, apa yang diketahui tentang kapal pesiar Aqua Blu sejauh ini?

Perlu diketahui, Aqua Blu adalah eks kapal perang Inggris yang telah dimodifikasi oleh Perancang Yacht Dunia, Cor D Rover, menjadi kapal pesiar mewah.

Kapal perang yang dimaksud adalah HMS Beagle yang dibuat tahun 1968.

Rover dan tim kemudian mengubah karakter khas kapal perang menjadi kapal pesiar mewah yang diluncurkan pada November lalu di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga: Unik, Bekas Kapal Perang Inggris Jadi Kapal Pesiar di Pulau Komodo

Karakter Luxurious Yacht Aqua Blu tampak dari sejumlah fasilitas seperti sun deck, lounge dan bar, jacuzzi, hingga fasilitas spa.

Sementara itu, kapal ini juga menyajikan aktivitas beragam wisata air, lengkap dengan perlengkapan penyelaman, snorkling, kayak serta stand-up paddleboards.

Kapal pesiar Aqua Blu dioperasikan 25 kru lokal yang sudah mendapatkan pelatihan khusus sesuai standar keselamatan dan keramahan.

Adapun rute pelayaran Aqua Blu, yaitu Bali, Labuan Bajo, Maumere, Banda Neira, Ambon, Sorong, dan Waisai.

Baca juga: 4 Jenis Olahan Sagu dari Raja Ampat, Papua. Bukan Cuma Papeda

Saat peluncuran Aqua Blu, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores Shana Fatina, mengatakan kapal pesiar ini bisa menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin berlibur di Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo dengan menggunakan kapal pesiar.

"Kehadiran Aqua Blu memberikan pilihan baru untuk aktivitas wisata bahari di Labuan Bajo dan Flores," ujar Shana.

"Nantinya perjalanan wisata bahari ini akan dikombinasikan dengan beragam atraksi di daratan," lanjutnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com