Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sandiaga Imbau Wisatawan Menengah ke Atas Liburan di Indonesia Saja

Kompas.com - 29/12/2020, 20:42 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengimbau para "kaum mampu" wisatawan nusantara untuk berwisata di Indonesia saja.

Pasalnya, ia melihat masih banyak orang Indonesia yang memilih untuk berwisata ke luar Indonesia semenjak beberapa negara kembali membuka perbatasan pada masa pandemi Covid-19 ini. 

Banyak wisatawan Indonesia yang memilih berwisata ke negara-negara seperti Thailand, Dubai, atau Turki dibanding berwisata ke destinasi dalam negeri.

Baca juga: Sandiaga: Labuan Bajo Destinasi Investasi yang Seksi...

“Saya mengimbau dan almost begging kepada kaum mampu ini, menengah ke atas, untuk berwisata nasional,” kata Sandiaga dalam gelaran Jumpa Pers Akhir Tahun 2020 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Selasa (28/12/2020).

Menurutnya, destinasi-destinasi wisata di Indonesia umumnya sudah sangat siap untuk menyambut wisatawan di masa pandemi.

Protokol kesehatan dan sertifikasi cleanliness, health, safety, and environmental sustainibility (CHSE) yang diterapkan para pelaku usaha sudah sangat ketat.

“Kalau melihat kesiapan di (Labuan) Bajo contohnya, Plataran Group salah satunya, kita sudah sangat siap. Dan ini levelnya kelas dunia,” imbuh Sandi.

Baca juga: Sandiaga Blusukan ke Bali, Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

Ia memang tak serta merta melarang wisatawan Indonesia untuk berwisata ke luar negeri. Namun, di masa pandemi seperti ini keberpihakan terhadap para pelaku usaha pariwisata dirasa sangat perlu.

“Saya ingin nanti meluncurkan gerakan selain bangga buatan Indonesia, ada juga bangga berwisata ke Indonesia atau hashtag di Indonesia aja,” tutupnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com