Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Anti Mabuk Laut

Kompas.com - 17/05/2016, 13:27 WIB
Sri Anindiati Nursastri

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Baik Anda sedang bepergian naik kapal atau road trip lintas pulau, perjalanan laut seringkali membuat mabuk alias seasick. Simak 6 tips ini agar terhindar dari mabuk laut.

Mabuk laut tidak hanya bisa terjadi pada perjalanan jauh. Naik kapal ferry dalam jarak dekat, misal Jawa-Bali atau Jawa-Sumatera juga terkadang bisa membuat pusing dan mual. Terutama jika ombak sedang tinggi, ditambah kapalnya yang tergolong kecil.

Oleh karena itu, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari mabuk laut. Dihimpun KompasTravel, Senin (16/5/2016), berikut daftarnya.

1. Isi perut 30 menit-1 jam sebelum berangkat

Penting bagi wisatawan untuk mengisi perut terlebih dahulu sebelum naik kapal. Namun, jangan makan terlalu banyak dengan jarak waktu terlalu dekat sebelum kapal berangkat. Ini hanya akan membuat Anda mual karena kekenyangan.

Makanlah sekitar 30 menit sampai 1 jam sebelum berangkat. Jika perjalanan kapal relatif lama, jangan lupa beli makanan terlebih dahulu untuk dikonsumsi di atas kapal. Jangan biarkan perut Anda kosong terlalu lama untuk menghindari masuk angin di perjalanan.

2. Bawa obat anti mabuk

Sebelum berangkat, usahakan sedia obat anti mabuk terutama jika Anda mudah mual. Kalau ingin perjalanan laut terasa cepat, minumlah obat 15 menit sebelum perjalanan. Namun begitu sampai di kapal, gunakan tempat duduk yang nyaman dan aman. Simpan tas di dekat Anda, jangan sampai terlepas dari pandangan.

3. Duduk di dek luar

Mayoritas kapal punya dek AC dan dek luar. Jika mulai merasa luar, carilah angin segar di dek luar. Biasanya dek luar berada di bagian belakang serta atas kapal.

Selain bangku, di dek bagian luar biasanya terdapat kantin atau warung. Anda bisa memesan kopi atau teh, atau minuman dingin untuk mengatasi mual. Jalan-jalan keliling kapal juga efektif untuk mengalihkan rasa mual.

4. Menonton TV atau mendengarkan musik

Hampir setiap kapal ferry punya televisi, terutama di dek bagian dalam. Anda bisa ikut menonton TV bersama penumpang lainnya. Tak jarang petugas kapal memutar film-film mulai dari asli Indonesia sampai film luar.

Jika tayangan TV dirasa membosankan, coba dengarkan musik di ponsel atau gadget Anda. Sebelum berangkat, ada baiknya Anda mengisi list musik atau video-video seru untuk ditonton di kapal.

5. Melihat sejauh mata memandang

Jika mulai merasa mual, cobalah menuju dek luar dan lihatlah sejauh mata memandang. Jangan melihat ke bawah, lebih baik arahkan pandangan ke langit atau awan. Terutama jika di sekitar Anda terdapat gugusan pulau, atau kapal lain yang terlihat.

6. Hindari aroma tak sedap

Tak sedikit sumber bau tak sedap yang akan Anda temui dalam perjalanan laut, dan seringkali hal ini bisa membuat Anda mabuk. Bau solar misalnya, bisa dihindari dengan cara duduk sejauh mungkin dengan mesin. Bau rekan yang mabuk juga bisa memancing rasa mual, jadi pindahlah jauh-jauh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com