Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata Gowes "Anti-mainstream" di Solo, Lihat Pembuatan Karak hingga Gamelan

Kompas.com - 22/07/2016, 10:08 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Penulis

SURAKARTA, KOMPAS.com – Punya rencana liburan di Kota Surakarta atau dikenal dengan sebutan Solo? Berkeliling naik sepeda di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo bisa jadi pilihan wisata anti-mainstream.

Anda bisa mengikuti paket wisata Accor Solo Heritage Cycling Tour yang ditawarkan oleh Hotel The Royal Surakarta Heritage Solo. Anda akan diajak keliling tempat-tempat wisata yang didominasi di daerah sentra industri Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo dengan sepeda.

Marketing Communication Manager Hotel The Royal Surakarta Heritage Solo, Gilang Tirtanegara mengatakan pilihan paket wisata keliling Solo dan Sukoharjo ini baru saja diluncurkan sekitar 9 bulan yang lalu. Ia melanjutkan dengan adanya paket wisata Accor Solo Heritage Cycling Tour, wisatawan bisa memiliki rekomendasi aktivitas wisata ketika berada di Solo.

“Dari pihak hotel ingin menunjukkan tempat wisata alternatif untuk wisatawan. Selama ini kan Solo dikenal dengan wisata kuliner, batik, dan kota pemerintahan,” jelas Gilang kepada KompasTravel di Solo, Kamis (21/7/2016).

Adapun obyek-obyek wisata yang dikunjungi adalah rumah-rumah industri kuliner seperti karak dan rambak, pembuatan gamelan, alkohol, kok, kain batik, dan wayang di Balai Agung, Alun-Alun Utara Keraton Surakarta. Perjalanan akan dimulai dari dari pusat Kota Solo di Jalan Brigjend Slamet Riyadi, menyeberangi Sungai Bengawan Solo, melewati pematang sawah, dan tiba di Kecamatan Mojolaban.

Wisatawan bisa melihat pembuatan-pembuatan di rumah-rumah industri tersebut, memotret aktivitas, mencicipi karak dan rambak bahkan juga bisa membelinya untuk oleh-oleh. Kegiatan bersepeda akan dimulai pada pagi hari.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Ibu Suwarni dan Fendri berada di dapur tempat pemrosesan kuliner Rambak di Sentra Industri Rambak di Desa Gadingan, Kecamatan Mojolayan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2016). Wisatawan bisa melihat aneka proses pembuatan rambak dari mulai pengolahan bahan kulit kerbau, penjemuran, pembersihan bulu, dan penggorengan rambak.
Untuk dapat mengikuti ragam wisata dalam paket Accor Solo Heritage Cycling Tour, wisatawan akan dikenakan biaya Rp 300.000. Namun, Gilang menyebutkan jika Anda memesan lebih dari satu pax, harga yang diberikan adalah Rp 250.000.

"Cycling tour ini paket reguler. (Wisatawan) perlu reserve dulu untuk paket ini," tambah Gilang.

Untuk biaya tersebut sudah termasuk pilihan sepeda (ontel atau mountain bike), hotel, air mineral, dan pemandu wisata dari Komunitas Solo Heritage Cycling. Perjalanan wisata keliling naik sepeda akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Selain di Hotel The Royal Surakarta Heritage Solo, wisatawan bisa menemukan paket wisata ini di jaringan hotel Accor di Solo yakni Novotel Solo dan Ibis Style Solo. Wisatawan bisa memesan via telepon ke hotel-hotel tersebut.

Sugianto, salah satu pemandu wisata dalam paket wisata Accor Solo Heritage Cycling, mengatakan bahwa jalur-jalur wisata sepeda ini memang banyak melewati sentra industri masyarakat. Dalam paket wisata sepeda ini, hal yang menarik untuk dilihat adalah proses pembuatan alkohol dan gamelan.

"Atraksi yang paling menarik adalah menyeberangi Sungai Bengawan Solo. Kita lewati perbatasan daerah Surakarta dan Sukoharjo lewat sungai," jelas laki-laki yang akrab disapa Anto kepada KompasTravel.

Lihat foto-foto perjalanan ini di GALERI FOTO: "Gowes Tak Biasa di Sekitar Solo".

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com