Salin Artikel

Meski Berbalut "Steger", Big Ben Tetap Memikat

Proses renovasi Elizabeth Tower, menara tempat Big Ben berada, sudah dimulai sejak Agustus 2017 lalu dan dijadwalkan rampung pada tahun 2021 mendatang.

Saat berkunjung ke kawasan Westminster, Senin (6/11/2017), wujud Elizabeth Tower dan jam raksasa Big Ben yang megah sudah tertutup perancah atau steger (scaffolding), kerangka penyangga pada setiap pekerjaan konstruksi.

Rupa jam analog dengan empat jarum itu pun tidak terlihat jelas lagi begitu pula wujud menaranya. Sejak renovasi dimulai, lonceng Big Ben seberat 14 ton itu juga tidak akan berdentang, meski ada wacana tetap akan berbunyi pada acara-acara besar, seperti perayaan Tahun Baru.

Kami, dua jurnalis dan dua influencer yang datang ke London atas undangan Garuda Indonesia dan British Embassy Jakarta, sempat kecewa karena tidak bisa melihat rupa Big Ben. Namun, ini justru berbuah doa supaya suatu saat kami bisa kembali ke London saat Big Ben sudah selesai direnovasi.

"Kita harus datang lagi nanti," ungkap salah satu dari kami.

Meski sempat terbersit kekecewaan, namun kami tetap tidak meninggalkan ritual foto-foto dengan latar belakang Big Ben, Elizabeth Tower dan Palace of Westminster.

Hal yang sama juga dilakukan oleh orang-orang yang berada di kawasan Westminster siang itu. Mereka tetap tidak meninggalkan foto-foto, mulai dari selfie, wefie hingga "tongsis" alias "tolong dong sis" alias minta tolong orang lain membantu memotret dengan latar belakang "wujud baru" Big Ben dan Elizabeth Tower.

Di Great George Street misalnya, pasangan turis dari Asia meminta tolong salah satu dari kami untuk membantu memotretkan mereka yang berpose di depan red telephone box. Salah satunya mengingatkan saya agar rupa Big Ben tidak luput dari jepretan.

"Sayang memang (tertutup karena renovasi), tapi harus dong tetap foto-foto dengan Big Ben," ungkapnya.

Elizabeth Tower dan Big Ben berada di kawasan Westminster di Central London. Pengunjung bisa mencapainya dengan menggunakan tube, mencari jalur District and Circle lines, dan turun di Westminster Underground Station.

Ada beberapa pintu gerbang di stasiun ini, antara lain pintu keluar yang paling dekat ke Sungai Thames dan yang paling dekat ke Great George Street. Begitu keluar dari kedua gerbang ini, Anda bisa sama-sama langsung melihat kemegahan Big Ben.

https://travel.kompas.com/read/2017/11/21/090300327/meski-berbalut-steger-big-ben-tetap-memikat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.