Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bosan Dengan Daging Sapi, Ini 6 Olahan Rendang Tak Biasa

Walaupun sajian rendang lazimnya menggunakan daging sapi, ternyata di daerah asalnya, Minangkabau, Sumatera Barat, Anda dapat menemukan berbagai macam olehan rendang. Mulai dari rendang beraneka daging, hingga rendang dari daun dan umbi-umbian.

Reno Andam Suri, penulis buku "Rendang Traveler" mengatakan kepada KompasTravel, setiap daerah di Sumatera Barat memiliki bahan khas untuk diolah menjadi rendang.

"Mereka akan menggunakan bahan apa yang ada di daerah mereka. Pada dasarnya tidak ada batasan benar atau salahnya rendang berdasarkan bahan baku," tutur Uni Reno, Senin (25/7/2016).

Berikut dirangkum dari berbagai artikel KompasTravel mengenai rendang.

Jumlah daun yang dipakai untuk rendang belut sekitar 100 jenis, antara lain daun ruku-ruku, aneka puding (puring), surian, daun asam kasambi.

Proses memasaknya hampir sama dengan rendang daging. Santan pati dan bumbu dimasak hingga mengeluarkan minyak. Setelah itu masukkan daging belut yang sebelumnya telah dibakar disusul dedaunan.

2. Rendang Daging Kambing

Daging kambing ternyata juga sedap untuk diolah dengan teknik rendang. Beragam rempah yang banyak di bumbu rendang cukup untuk menutup bau prengus daging kambing.

Selain itu juga Anda bisa menggunakan teknik merebus tanpa mencuci daging kambing tersebut terlebih dahulu. Daging kambing kemudian bisa diolah dengan bumbu rendang. Jenis rendang satu ini biasa dikonsumsi oleh warga Kabupaten Agam.

Kedua Jeroan ini juga tak kalah nikmat dengan sajian rendang daging. Keduanya bisa menyerap bumbu rendang saat diolah. Proses mengolahnya pun tak se lama menggunakan bahan daging.

Anda hanya perlu merebus hati dan paru sapi terlebih dahulu, hingga cukup matang. Hati dan paru sapi kemudian dipotong-potong, lalu dicampurkan ke olahan bumbu rendang yang sedang dimasak.

4. Rendang Itik dan Bebek

Daging itik dan bebek memiliki rasa yang lebih gurih saat digoreng, dibandingkan dengan daging ayam. Namun, bagaimana jika direndang?

Daging keduanya direbus atau dipanggang terlebih dahulu agar empuk. Setelah itu baru Anda bisa mengolahnya dengan bumbu rendang. Di Sumatera Barat, Anda akan banyak menemukannya di Payakumbuh.

Untuk menghilangkan bau amisnya, kerang dicuci bersih kemudian dilumuri perasan air jeruk nipis. Selanjutnya, kerang tinggal dimasukkan dalam bumbu rendang untuk diolah.

Teksturnya yang kenyal menjadi citarasa tersendiri untuk aneka rendang kerang ini.

6. Rendang Maco

Selain kerang, ikan juga bisa diolah dalam bumbu rendang. Rendang maco misalnya, sejenis ikan asin yang rasanya gurih dan nikmat.

Teknik memasaknya, saat bumbu rendang sudah kental dan pekat, barulah maco dimasukkan. Apabila maco dimasukan bersamaan dengan bumbu-bumbu rendang di awal proses masak, maco akan hancur. Anda akan sulit membedakannya dengan lengkuas atau cengkeh.

https://travel.kompas.com/read/2018/04/04/141200227/bosan-dengan-daging-sapi-ini-6-olahan-rendang-tak-biasa

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+